Suara.com - Baru-baru ini, merek fesyen Loewe mendapatkan kritikan karena koleksi terbaru mereka. Yakni setelan kemeja dan celana bergaris hitam putih dari koleksi kapsul William De Morgan.
Dilansir dari laman The Sun, busana ini mirip dengan kostum tahanan konsentrasi Nazi, hingga menimbulkan kontroversi di tengah publik.
Setelan ini dibanderol dengan harga USD 2.000 atau setara dengan Rp 28 jutaan. "Blazer kantoran dalam siluet kotak yang dilengkapi kantong, terbuat dari katun kanvas yang tahan lama," demikian deskripsi atasan dalam situs resmi merek tersebut.
"Dengan hiasan emboss anagram Loewe berbahan kulit di bagian dada," lanjutnya.
Sang desainer, Jonathan Anderson, mengatakan bahwa ada nuansa fantasi di baliknya. "Ada sesuatu yang menurut saya, dalam pengertian unik, terasa magis. Seperti awal Harry Potter," ungkapnya.
Namun ternyata, publik memberikan reaksi tersendiri terhadap koleksi ini. Bagi banyak orang, busana ini justru mengembalikan memori pada peristiwa terkejam dalam sejarah manusia, yaitu genosida di kamp konsentrasi Nazi.
Menanggapi kontroversi di tengah publik, merek asal Madrid, Spanyol tersebut kemudian mengeluarkan pernyataan resmi mereka.
"Jelas kami tidak pernah bermaksud demikian dan kami minta maf kepada semua orang yang merasa kami kurang peka terhadap sejarah penting tersebut," bunyi pernyataan resmi dari Loewe.
Baca Juga: Pakai Baju Bekas, Cara Kate Middleton Hormati Pengantin di Acara Pernikahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut