Suara.com - Bicara soal sejarah Jerman tentunya tidak akan lepas dari rezim Nazi. Di tahun 1933-1945 silam, Jerman sempat dikuasi oleh Adolf Hitler dan Partai Nazi yang menerapkan pemerintahan totaliter.
Karena sejarah kelam itulah, beberapa bangunan peninggalan Nazi masih dapat ditemukan di Jerman. Salah satunya adalah bungker Nazi yang bernama Flakturm IV atau lebih dikenal dengan nama bungker St. Pauli.
Terletak di Hamburg, bungker peninggalan Nazi ini dibangun pada tahun 1942. Saat itu, sekitar 1.000 orang pekerja dipaksa untuk membangun bungker berukuran 75 x 75 meter tersebut selama 300 hari saja.
Bungker ini banyak digunakan selama Perang Dunia II. Total, bungker ini dapat mengakomodasi 18.000 orang dan digunakan untuk berlindung dari serangan.
Melansir dari laman CNN Travel International, bungker ini juga sempat digunakan sebagai tempat tinggal sementara pasca perang. Lantas, bungker ini pernah berubah menjadi stasiun TV, kantor-kantor perusahaan, hingga stasiun radio dan kelab malam.
Yang terbaru, kini bungker St. Pauli akan dijadikan hotel mewah.
Hotel mewah di bungker Nazi ini merupakan proyek yang digagas NH Hotel Group. Nantinya, hotel ini akan dinamai nhow Hamburg.
NH Hotel Group berencana membangun 136 kamar hotel di sini. Sementara, harga per malam dimulai dari 100 euro atau 1,5 juta rupiah.
Hotel ini akan dilengkapi dengan bar, kafe, dan restoran. Bahkan, rooftop bungker ini juga akan dijadikan taman yang dilengkapi memorial untuk mengenang korban Nazi.
Baca Juga: Tak Melulu Bali, 5 Hotel di Indonesia Ini Juga Punya Infinity Pool Cantik
Menurut Frank Schulze, juru bicara bungker St. Pauli, proyek ini awalnya adalah bagian dari inisiatif untuk membangun taman di tengah kota. Selain itu, Schulze menegaskan bahwa hotel tersebut tidak akan mengubah skema bangunan bungker.
Di sisi lain, NH Hotel Group juga menyatakan bahwa perusahaan mereka paham benar dengan sejarah dan gedung tersebut.
Konsep hotel di bungker Nazi ini sendiri disebut sebagai bagian dari tren dark tourism, atau wisata ke tempat-tempat yang memiliki sejarah kelam.
Selain menginap di hotel, para tamu juga diharapkan dapat memahami sejarah Nazi sekaligus mengingat korban-korban yang tewas akibat kekejaman rezim tersebut.
Tertarik untuk menginap di hotel semacam ini?
Berita Terkait
-
Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
-
Bukan Sekadar Ruang Praktik Biasa: Mengintip Laboratorium Hotel Mewah yang Kini Ada di Dalam Kampus!
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Bedak Apa yang Tidak Luntur saat Berkeringat? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Baju Lebaran Ash Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 4 Kombinasi Terbaik untuk Hari Raya
-
Bagaimana Cara Membuat Susu Kurma? Ini 5 Rekomendasi Kurma yang Enak tanpa Gula Tambahan
-
Apa Beda Tinted Sunscreen dan Skin Tint? Intip 5 Rekomendasi Produk Terbaik
-
Niat Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
-
Bolehkah Tarawih di Masjid Lalu Salat Witir di Rumah? Ini Penjelasannya
-
7 Contoh Kata-kata Undangan Buka Puasa Bersama, dari Formal hingga Santai
-
5 Rekomendasi Bahan Mukena Adem, Bantu Ibadah Lebih Fokus dan Nyaman
-
Kolaborasi Tiga Brand Besar Lokal Luncurkan Sneakers Edisi Spesial
-
Bolehkah Salat Tarawih 4 Rakaat Saja?