Suara.com - Indonesian Digital Mums Survey 2019, Beberkan 4 Perilaku Ibu Digital
Idealnya, mengasuh anak tidaklah disambi dengan pekerjaan lain, misalnya bermain ponsel untuk mengakses internet. Meski faktanya, banyak sekali kita lihat di keseharian seorang ibu yang tetap memegang ponselnya ketika sedang menggendong atau menyuapi anaknya.
Faktanya, menurut hasil survei perilaku online pada lebih dari 1.200 ibu digital di berbagai kota besar di Indonesia yang dilakukan oleh theAsianparent, memang terjadi peningkatan penggunaan internet pada perempuan setelah mereka menjadi seorang ibu.
Sebanyak 39% perempuan mengaku semakin bergantung pada internet setelah menjadi seorang ibu. Apa yang mereka lakukan di internet? Sebanyak 99% mengaku menghabiskan waktu untuk mengakses web atau aplikasi parenting, 98% berselancar di media sosial, dan 95% berbelanja online.
Kebiasaan mengakses internet para ibu ini melampaui angka pengguna TV. Saat ini, hanya 42% ibu yang masih menonton TV. Mereka lebih memilih menonton TV melalui streaming online dan 70% di antaranya melalui YouTube.
Survei yang dilakukan pada ibu di Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta, Medan, dan Bandung ini juga mengungkap bahwa aplikasi parenting merupakan tren baru di kalangan ibu untuk menemukan informasi terpercaya dan bisa diandalkan dalam hal kehamilan serta perkembangan anak.
Saat ingin menggunakan aplikasi parenting, para ibu ini mempertimbangan kemudahan aplikasi yang digunakan (72%), kelengkapan konten terkait berita bayi dan anak (59%), dan adanya konten tentang kehamilan (51%).
Hasil survei ini juga menyebutkan bahwa sebanyak 91% ibu digital ini memegang peranan penting dalam pembelian kebutuhan rumah tangga di era modern. Bahkan, mereka menganggap dirinya sebagai kepala rumah tangga di era keluarga modern.
Dan sebagai alat pembayaran, para ibu digital ini sudah mulai beralih ke uang digital. Sebanyak 64% ibu di Indonesia menggunakan e-money atau dompet digital beberapa kali dalam seminggu, dan 34% di antaranya bahkan menggunakannya hampir setiap hari, misal untuk membeli produk, menggunakan sarana transportasi, dan layanan lainnya.
Baca Juga: Perkembangan Digital Perlu Perhatikan Sumber Daya Manusia
Dari gambaran ibu digital di atas, adakah di antaranya yang sesuai dengan Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet