Suara.com - Putri Santoso, Pendiri Koptul yang Pernah Ditolak 500 Kali Melamar Kerja
Menjadi tidak sempurna secara fisik sejak lahir, memang bukan keinginan setiap manusia. Tapi yang salah adalah, merasa hidup sudah berakhir saat diberikan 'keistimewaan' itu.
Putri Santoso (28) misalnya yang memang sejak lahir sudah dalam keadaan tuli. Sang ibu merawat tanpa suami atau ayahnya yang meninggal.
"Saat saya umur 1 tahun, ketika saya ulang tahun mama menyanyikan lagu happy brithday tapi saya diam saja, ternyata seperti orang bingung. Ibu saya curiga, kenapa anaknya diam saja saat dinyanyikan lagu selamat ulang tahun, perasaannya tidak enak dan membawa saya ke dokter," ungkap Putri di FX Sudirman Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sang ibunda yang merasa tidak terima lalu memprotes ke dokter dan sempat menyalahkan. Namun dokter menjelaskan, itu bukanlah salahnya melainkan kehendak tuhan. Hingga akhirnya, sang ibu perlahan menerima keadaan anaknya.
Tak ingin terpuruk sebagai anak, perempuan lulusan Desain Komunikasi Visual di Bina Nusantara (Binus) ini mencoba mendobrak dunia, dengan membuat gebrakkan bersama teman-teman disabilitas tunarungu atau teman tuli lainnya.
Gebrakkan itu lahir dalam bentuk sebuah tempat kopi ladang usaha bagi penyandang disabilitas seperti dirinya, bernama Kopi Tuli (Koptul). Kedai kopi yang pertama kali dibentuk di Depok ini namanya memang sudah melanglang buana, dan cukup terkenal di media sosial.
Ditolak lebih dari 500 kali melamar kerja
Siapa sangka awal pendirian Koptul ini semata-mata karena kegelisahan Putri bersama tiga kawannya yang sudah lulus dengan gelar S1, tapi masih saja kesulitan mendapat kerja. Bahkan Putri punya pengalaman ditolak lebih dari 500 kali melamar pekerjaan.
Daripada berpangku tangan dan menunggu bantuan, Putri bersama dua orang sahabatnya sejak kecil Adhika Prakoso dan Erwin yang juga sama-sama tuli berkumpul dan membuat gebrakkan kedai kopi Koptul. Dimana semua karyawan, pelayan, peracik, hingga yang memasak adalah tunarungu.
Baca Juga: Viral Penjual Kreatif Kirim Kopi Pakai Ember dan Tali Menyeberang Sungai
"Kami bertiga sulit mendapatkan pekerjaan, mungkin allah punya rencana mengumpulkan kami bertiga untuk bertemu lagi dan membangun usaha bersama-sama," ujar Putri di FX Sudirman beberapa waktu lalu di Jakarta.
"Sebetulnya kopi tuli itu sebuah jawaban dari kekecewaan kami bertiga, yang sulit sekali mendapatkan pekerjaan. Jadi kami bertiga mau membuktikan pada masyrakat bahwa kemampuan teman disabilitas luar biasa," lanjutnya.
Berdiri di pertama kalinya 12 Mei 2018 di Depok, para co-founder Koptul ini bisa memakan waktu hingga 210 hari untuk meracik kopi khas Koptul, dengan berbagai varian unik. Tidak hanya kopi, di sini juga disediakan minuman non kopi, makanan dan cemilan untuk berkumpul bersama.
Mendapat sambutan luar biasa, Koptul akhirnya berhasil membuat cabang keduanya 14 Oktober 2018 lalu di Duren Tiga, Jakarta. Disusul akan ada planning pembukaan outlet ketiga di Bintaro, Tangerang namun waktunya masih dirahasikan.
Cara berkomunikasi pelayan dan pelanggan yang unik
Jika di kebanyakan kedai kopi pelayan akan berkomunikasi secara verbal atau berbicara. Koptul punya keunikan, selain pelanggan yang tidak bisa berbicara isyarat, mereka juga bisa menggunakan tulisan, chat, atau kode-kode huruf tertentu yang memang sudah disediakan pihak Koptul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
6 Bedak untuk Tampil Natural, Wajah Segar Tanpa Foundation untuk Daily Look
-
Batas Maksimal Penukaran Uang Baru di BI 2026, Cek Rincian Nominal dan Jadwalnya
-
Isyana Sarasvati Kuliah di Mana? Bantah Tuduhan Terima Beasiswa LPDP
-
THR dan Gaji ke-13 ASN 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Aturannya
-
5 Bedak untuk Menutupi Jerawat, Bikin Wajah Lebih Mulus Seketika
-
Mydervia Gandeng BTL Aesthetics Hadirkan Exion: Solusi Estetika Berbasis AI Pertama di Yogyakarta
-
Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026, Ada 12.500 Kuota Buat Pulang Kampung
-
Resep Nastar Wisman, Tekstur Empuk dan Lembut untuk Sajian Lebaran
-
7 Lokasi Tukar Uang Baru Selain via Aplikasi Pintar BI, Lengkap Syarat dan Caranya
-
5 Merek Parfum Pria yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart