Suara.com - Seorang pria melakukan aksi mulia dengan membersihkan semua mainan di sebuah taman dekat tempat tinggalnya karena tak ingin virus Corona menyebar pada anak-anak.
Melalui unggahan di Facebook, ia bercerita tentang kemungkinan penyebaran virus Corona melalui tempat permainan anak.
Mengingat banyaknya korban yang berjatuhan, pria bernama Mustaqim ini langsung melakukan aksi nyata untuk mencegah penularan.
"Pagi tadi ramai orang ketawa dengan saya sebab saya basuh taman permainan kanak kanak di sekitar kawasan bukit jelutong U8," tulisnya.
Meskipun jadi bahan tertawaan warga tapi Mustaqim ngaku ikhlas melakukan hal ini demi lingkungan yang aman.
"Saya buat secara sukarelawan dengan niat membantu masyarakat kawasan penduduk Bukit Jelutong supaya kita jangan pandang rendah pada penyakit Virus Corona," jelasnya.
Ia juga menjelaskan secara singkat tentang penyebaran virus Corona dan menekankan warganet agar tak menyepelekan virus yang sedang mewabah tersebut.
"Virus Corona telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan negara kita menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini pada kanak kanak dan anak anak kita," ungkapnya.
Virus Corona sendiri sudah memakan ribuan korban jiwa di seluruh dunia dan menurut data WHO, ada sekitar 40 ribu kasus yang disebabkan virus Corona di seluruh dunia.
Baca Juga: PRT Indonesia Terjangkit Corona, KBRI Imbau WNI Jaga Kebersihan
Mengingat banyaknya korban virus Corona, wajar jika Mustaqim melakukan aksi nyata. Semoga aksi ini menularkan kesadaran bagi warga lainnya agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan
-
Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda
-
5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
5 Rekomendasi Cushion Lokal Alternatif Cushion YSL, Makeup Awet dan Harga Terjangkau
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
-
5 Serum untuk Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Demi Wajah Kembali Glowing
-
12 Cara Manifestasi Berdasarkan Zodiak untuk Membantu Mewujudkan Keinginan
-
Berapa Harga Lipstik Hanasui yang Asli? Ini Cara Membedakan dengan KW