Suara.com - Seorang lelaki berusia 72 tahun asal Wuhan, China, meninggal akibat terinfeksi virus corona COVID-19 pada 6 Februari 2020 kemarin.
Kabar meninggalnya lelaki bernama Qiu Jun ini mengejutkan banyak orang, sebab mendiang dikenal sebagai lelaki yang sangat aktif dan bugar.
Kisah Qiu Jun dimulai pada 18 Januari kemarin saat ia sedang berolahraga di gym seperti biasa. Orang-orang di sekitarnya mulai khawatir dengan penyebaran virus corona, dan mengatakan kepada mendiang untuk tidak berolahraga terlalu sering di gym.
Meski pemerintah sudah mengumumkan jika virus dapat menular antarmanusia, Qiu masih pergi ke gym.
Diketahui bahwa mendiang sebenarnya akan mengikuti kontes binaraga pada Juni mendatang, kontes yang sebelumnya pernah ia menangkan untuk kategori lansia pada 2019 lalu.
Namun, suatu hari ia diketahui mengalami demam dan tidak nafsu makan. Ia juga tetap tinggal di rumah.
Beberapa hari kemudian, Qiu Jun merasa dangat lemah dan dibawa ke rumah sakit. Di sini, ia didiagnosis menderita infeksi paru-paru.
Gejala-gejalanya ternyata semakin ia rasakan dan demamnya memburuk pada awal Fabruari. Ia pun dikarantina di rumah sakit Palang Merah setempat pada 2 Februari setelah diperiksa positif terinfeksi virus corona baru.
Namun, hanya empat hari kemudian, Qiu Jun menyerah pada penyakitnya dan meninggal.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan 78 WNI di Kapal Diamond Pincess Negatif Virus Corona
Dilansir World of Buzz, Qiu Jun telah menjadi penggemar olahraga kebugaran selama dua dekade terakhir. Sejak pensiun pada 2003, ia telah berpartisipasi dalam kompetisi binaraga dan bahkan bersaing dengan orang-orang berusia 20-an.
Selain berolahraga, ia juga mempertahankan pola makannya untuk menjaga agar lemak di tubuhnya rendah.
Berita Terkait
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia