Belajar dari kisruh Dedy Susanto yang kerap dipanggil ‘Paduka’ oleh para pasiennya, kita sebagai masyarakat awam sudah sepatutnya cermat dan berhati-hati dalam memilih tenaga medis yang akan mengobati psikis kita.
Banyak mengadakan seminar, tarif konsultasi selangit, atau follower dan subscriber yang jumlahnya mencapai ratusan ribu hingga jutaan, tidak seharusnya menjadi patokan ketika memilih psikolog.
Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah mengecek namanya apakah terdaftar sebagai tenaga medis di HIK HIMPSI. Anda bisa mengeceknya dengan cara klik tautan ini, ketikkan nama psikolog di kolom yang ada. Jika namanya ditemukan, maka aman, itu artinya si psikolog terdaftar sebagai tenaga medis di HIK HIMPSI. Jika tidak ada, sebaiknya lupakan saja.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam
-
Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam
-
5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus
-
5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya
-
Apakah Skin Tint dan Tinted Sunscreen Sama? Cek 5 Rekomendasi yang Bagus
-
Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini
-
5 Lotion untuk Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dibeli di Apotek, Kembali Mulus Tanpa Ribet
-
Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing