Suara.com - Bisnis kuliner kini semakin menjamur. Dan dengan era digital yang semakin berkembang, persaingan di bisnis kuliner pun semakin ketat. Beberapa usaha kuliner yang sudah dirintis bisa menjadi stuck karena tertinggal perkembangan zaman.
Sebagai seorang chef dan juga pemilik bisnis kuliner yang berpengalaman, Arnold Poernomo mengatakan jangan pernah takut memulai bisnis kuliner. Sebelum memikirkan bagaimana cara mempertahankan bisnis kita, sebuah bisnis kuliner harus didasari dengan visi-misi yang kuat.
"Setelah visi-misi dan sebelum mengeluarkan produk, kita harus tahu apakah produk tersebut bisa masuk ke pasar, apakah ada supply dan juga demand. Terus juga konsep," katanya saat ditemui di acara launching Digitarasa di Menara Digitakarya, Senin (24/2/2020).
Selagi berjalan, bisnis kuliner, menurut Arnold, adalah bisnis yang tak pernah berhenti belajar. Untuk mempertahankannya dan bagaimana bisa berkembang lebih besar, kita harus tetap belajar, misalnya dengan partner-partner bisnis seperti yang dilakukan oleh Arnold.
Selain itu, sebaiknya tidak membuat bisnis hanya karena hype atau sekadar mengikuti apa yang sedang ramai. Oleh karena itu diperlukan visi-misi yang dalam dan harus memikirkan dengan matang apa yang harus dilakukan setelah hype.
"Bagaimana caranya menembus dari cuma ramai. Buka restoran cuma tiga bulan ramai, terus gimana caranya mempertahankan bisnis kita? Itu yang perlu dipersiapkan," sambungnya.
Satu hal lagi yang ditekankan Arnold adalah bagaimana menyikapi komentar-komentar yang muncul setelah bisnis tersebut berjalan. Yang harus diketahui adalah baik komentar buruk maupun bagus adalah hal yang baik dalam perkembangan bisnis kuliner.
Komentar yang buruk merupakan masukan bagaimana bisnis kita bisa menjadi lebih bagus dan lebih baik lagi. Sementara komentar yang bagus jangan digunakan untuk bersombong, namun merupakan sebuah konfirmasi terhadap bisnis kita yang baik dan harus dikembangkan menjadi lebih baik lagi.
Baca Juga: Tren 2020, Bisnis Kuliner Masih Akan Berkembang Lebih Besar
"Kalau netizen nyinyir sama produk, disambelin aja, hahaha. Jadi semua nyinyiran itu bagus untuk introspeksi bisnis tersebut, apa yang kurang apa yang lebih. Berbisnis kuliner tak hanya masak dan memiliki skill, tapi juga harus punya ilmu," tegasnya.
Terkait dengan hal tersebut, kini Arnold didapuk menjadi CEO dari Digitarasa, sebuah platform yang memberdayakan para pengusaha kuliner di Indonesia agar bisa memiliki pasar yang besar dan mampu berdaya saing. Lewat Digitarasa, nanti ia akan membagikan ilmu bisnis kuliner yang ia miliki, termasuk bagaimana mempertahankan bisnis kuliner agar tidak tergerus zaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu