Suara.com - Menenun Tradisi Sulawesi Utara Lewat Kain Pinawetengan
Sebagai pemilik Rumah Kain Pinawetengan, sejak tahun 2007 Iyarita Mamoto telah mengembangkan kain Pinawetengan menjadi lebih tradisional lewat tenun ikat.
Kain Pinawetengan sendiri telah dipatenkan dan telah tercatat dalam Guinness Book of record yang diakui sebagai tenun songket terpanjang di dunia, yakni mencapai 101 meter dan tanpa sambungan.
"Penenunan di Sulawesi Utara hampir punah, hampir ditinggalkan mungkin karena masuk budaya dari luar negeri. Akhirnya saya bikin pelatihan, yang datang cukup banyak sekitar 150 orang, tapi yang benar-benar mau mengikuti penenunan tinggal 16 orang hingga kini," kata Rita, sapaannya.
Rita menyebut motif kain Pinawetengan sejak tahun 2008 hingga kini sudah mencapai 10 motif. Namun dari 10 motif tersebut juga telah 'beranak' menjadi beberapa tipe motif lainnya.
Sejarah Rumah Kain Pinawetengan pun cukup unik. Sekitar tahun 2000-an, Irjen Pol (purn) Benny Mamoto berinisiatif untuk mengembangkan kain yang mempunyai ciri khas Minahasa dengan berlandaskan kearifan lokal budaya Minahasa.
Pada awalnya kain tersebut dibuat dalam bentuk print dengan mengangkat corak-corak dan guratan yang tertera di situs budaya Watu Pinawetengan di Sulawesi Utara.
Kini Rumah Kain Pinawetengan membuka cabang baru setelah 2007 di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Cabang baru ini bertempat di Humble House, Jalan Wijaya II no. 123, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Unik, Masker Kain Batik di Banyumas untuk Cegah Virus Corona
Di cabang baru ini akan dipersembahkan pula aneka rancangan busana siap pakai berbahan dasar aneka kain print produksi Kain Pinawetengan. Rancangan ready-to-wear ini didesain khusus oleh Denny Malik dengan tema 'Kawan' yang ditampilkan dalam peresmian Rumah Kain Pinawetengan hari ini, Kamis, (12/3/2020).
"Jadi ini konsepnya Kawan, ini perkawanan kita. Khususnya saya dengan Pinawetengan dari tahun 2010. Jadi 10 tahun pertemanan, saya sebagai koreografer tentunya di setiap acara Pinawetengan," kata Denny.
Selain peresmian, akan diselenggarakan pula fashion show dari busana rancangan Denny Malik. Yang spesial adalah mereka yang memeragakan bukan peragawati namun penari-penari Denny Malik selama tiga dekade, dari tahun 80-an, 90-an, dan 2000 serta beberapa kawan Denny seperti Memes.
Di rumah kain Pinawetengan, Humble House, pengunjung juga dapat menikmati beragam kain tenun hasil karya para pengrajin di Wale Tenun Pa'Dior (nama Pusat Kebudayaan Sulawesi Utara).
Beragam pula aneka tenun ikat yang dibuat dengan tangan yang memakan waktu pengerjaan hingga dua bulan (tergantung kesulitan) untuk satu lembar kainnya. Selembar kain memiliki panjang sekitar 2,5 meter hingga empat meter.
Selain itu terdapat pula aneka tenun songket dengan warna-warna lebih mencolok dengan corak-corak khas Minahasa. Setiap lembar berukuran sekitar 2,25 - 2,50 meter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan