Suara.com - Selama social distancing dan anjuran untuk berada di rumah aja akibat virus corona, beberapa orang mempersiapkan diri dengan menyetok bahan makanan. Tapi, jangan lakukan panic buying, ya. Belanjalah dengan bijak, dan setok bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
"Prinsipnya, nggak semua orang itu punya freezer yang besar. Kita kan terbatas, jadi kalau mau belanja, jangan banyak sekali. Kira-kira untuk dua minggu saja, dan sudah punya planning untuk masak apa, jadi jangan panic buying," kata dr. Titi Sekarindah, SpGK, dari Rumah Sakit Pusat Pertamina Kebayoran Baru, dalam perbincangan dengan Suara.com, Senin (30/3/2020).
Cenderungnya, apabila kita asal beli, kita malah lupa dan tahu-tahu bahan makanan tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali. Menyetok bahan makanan, selain harus ada perencanaan dan dibeli dalam jumlah secukupnya, juga sebaiknya menyetok makanan yang sehat untuk mencukupi kebutuhan gizi selama di rumah aja.
Dr. Titi menyebutkan bahwa prisip gizi seimbang adalah memiliki karbohidrat sehat, protein harus cukup, lemak baik secukupnya, buah dan sayur, serta protein nabati.
Apakah Anda berniat untuk menyetok bahan makanan? Supaya terhindar dari panic buying, simak tips dari dr. Titi berikut ini:
1. Karbohidrat
Untuk memenuhi asupan karbohidrat, Anda bisa membeli beras merah, beras cokelat, roti gandum, roti whole wheat atau whole grain, oatmeal, umbi-umbian seperti kentang, ubi, dan talas. Pasta juga bisa, namun usahakan yang terbuat dari gandum utuh.
Ia juga tak mempermasalahkan apabila ingin mencampur nasi putih dan nasi merah. Namun tetap mengusahakan yang sehat. "Oatmeal itu sehat sekali, mungkin bisa untuk variasi menu, untuk sarapan mungkin," katanya.
2. Protein
Baca Juga: 9 Hal soal Virus Corona Covid-19 Ini Masih Menjadi Misteri
Protein juga harus cukup. Untuk protein hewani paling baik adalah telur, ikan, ayam, daging sapi, dan susu. Untuk daging-dagingan seperti ikan, ayam, sapi, lebih baik saat beli sudah harus dipotong-potong dan dibungkus dalam jumlah per sekali masak sebelum masuk freezer.
Untuk tambahan protein nabati seperti tahu, tempe, kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tanah, sangat baik untuk kesehatan. "Karena selain protein tinggi, juga mengandung vitamin dan mineral," ujar dr. Titi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya