Suara.com - Di Tengah Pandemi, Kereta Super Cepat Antarprovinsi Resmi Hadir di China
Pada tanggal 10 April 2020 lalu, kereta berkecepatan tinggi antarprovinsi diluncurkan secara resmi untuk pertama kalinya dari Stasiun Kereta Chengdu East di Provinsi Sichuan, China.
Kereta dengan kecepatan tinggi ini akan menghubungkan kota-kota di provinsi bagian barat daya China yakni Chengdu, Chongqing, Guiyang, dan menjadikannya kereta antar provinsi pertama di negara tersebut.
Kereta kecepatan tinggi C6017 ini akan mengitari kota-kota di Provinsi Sichuan, Provinsi Guizhou, dan Kotamadya Chongqing, sebelum kembali berhenti di Chengdu.
Perjalanan ini membutuhkan delapan jam untuk menyelesaikan seluruh putaran, sejauh 1.290 kilometer, demikian dilaporkan CGTN.
Jalur kereta putaran kecepatan tinggi ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Chengdu-Chongqing, Chengdu-Guiyang, dan Chongqing-Guiyang.
Pada tiap bagian, kereta berjalan dalam kecepatan berbeda, secara berurutan Chengdu-Chongqing dengan keceparan 300 km per jam, Chengdu-Guiyang dengan kecepatan 250 km per jam, dan Chongqing-Guiyang 200 km per jam.
Dalam beberapa tahun belakangan, permintaan untuk perjalanan menggunakan kereta berkecepatan tinggi terlihat semakin banyak di China. Sejumlah kereta dengan kecepatan tinggi dalam perjalanan singkat di Sichuan, Chongqing dan Guizhou meningkat sebanyak 13 persen di tahun 2019, menurut China Railway Chengdu Group.
Diharapkan bahwa kereta berkecepatan tinggi antar provinsi yang memutar akan membawa kenyamanan bagi penduduk perkotaan yang tinggal di sepanjang jalur kereta api untuk melakukan perjalanan di sekitar kota.
Baca Juga: Wali Kota Hendi Minta Maaf Terkait Kasus Penamparan Perawat di Semarang
Kemudian mempromosikan aliran penumpang regional sekaligus lebih lanjut merangsang pertumbuhan ekonomi di China bagian barat.
"Pembukaan dari kereta berkecepatan tinggi memutar juga akan mendorong integrasi sumber daya pariwisata yang beragam di tiga tempat tersebut," kata seorang petugas dari agen travel ternama Ctrip.
Ke depannya, diharapkan liburan akhir pekan akan menjadi menjadi pilihan traveling yang lebih populer bagi mereka.
Di tahun 2025 nanti, jaringan jalur kereta di China bagian barat daya akan mencapai panjang 15.000 kilomoter, di antaranya 5.700 kilometer adalah kereta berkecepatan tinggi yang menghubungan utara dan selatan, timur dan barat, terang China Railway Eryuan Engineering Group.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini
-
Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing
-
Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?
-
7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini
-
Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?
-
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?
-
Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar
-
Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?
-
Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime