Suara.com - Antimager, Ini Lima Kiat Tetap Produktif Selama Work From Home
Menjalani masa work from home (WFH) atau bekerja dari rumah selama pandemi virus corona Covid-19 memang susah-susah gampang. Terlebih rumah adalah tempat untuk beristirahat bukan bekerja.
Alhasil, mager, malas, dan serba ingin rebahan selalu dirasakan kebanyakan mereka yang melakukan WFH. Lalu, bagaimana caranya agar tetap produktif saat di rumah?
Motivator sekaligus Trainer Louis Sastrawijaya merangkum kiatnya dalam kata DIPIM, yang merupakan singkatan dari Disiplin, Inisiatif, Prioritas, Inovasi, dan Mandiri.
"Buat standar kerjaan hari ini kita mau ngapain saja. Bikin to do list (daftar kegiatan yang harus dilakukan) evaluasi yang perlu diperbaiki kita evaluasi, khususnya saat di rumah," ujar Louis dalam Instagram Live Gramedia Academy, Senin (13/4/2020).
1. Disiplin
Louis mengatakan penting untuk mengubah mindset, bahwa rumah hanya selalu menjadi tempat istirahat. Maka penting untuk disiplin, selayaknya saat kita bekerja. Kita harus tahu kapan mulai kerja, makan dan istirahat.
"Disiplin, kalau biasa kerja jam 8 duduk bekerja disiplin. Suruh kumpulkan tugas jam berapa, bikin alarm. Biasanya kalau bekerja di kantor ruangan terbuka, jadi ada yang kontrol. Ketika di rumah gak ada yang liatin, maka itu perlu disiplin," ungkap Louis.
2. Inisiatif
Laki-laki yang sudah berkecimpung dalam dunia motivasi selama 15 tahun itu berujar jika, kebanyakan karyawan tidak inisiatif, atau harus selalu disuruh dan menunggu perintah.
Padahal, sebagai profesional kita harus memiliki inisiatif sendiri agar berkembang dan tidak selalu diarahkan.
Baca Juga: Kena Razia, 2 Turis Asing Malah Diperkosa Oknum Polisi Dua Hari Dua Malam
"Yang kurang dari karyawan nggak punya inisiatif, kalau belum disuruh diam saja, nggak disuruh diam saja, akibatnya kita nggak produktif, inisiatif. Tanpa diminta bekerja melulu, ibarat bekerja dimana saja pasti sukses karena disiplin dan inisiatif," paparnya.
3. Prioritas
Inilah yang sering menjadi kendala selama WFH mudah tergoda oleh yang bukan prioritas. Seperti membuka media sosial, menonton televisi, atau sembari melakukan hal yang menganggu pekerjaan. Maka pisahkan dulu yang tidak prioritas agar pekerjaan cepat terselesaikan.
"Kita banyak godaan, kita harus pastikan yang penting yang mana, yang nggak penting, gak boleh dilakukan yang mana," ungkapnya.
4. Inovasi dan kreatif
Menyerah sebelum berusaha, banyak yang berujar jika bekerja dari rumah sulit, banyak kendala. Susah bertemu klien, tidak ada jaringan internet dan sebagainya. Padahal berusahalah lebih dulu, dengan berinovasi, perlahan cari cara agar kendala itu teratasi.
5. Mandiri
Ini poin terpenting, karena selama di kantor kita akan memerlukan arahan. Tapi saat bekerja di rumah semuanya harus dilakukan dengan mandiri, sehingG menjadi orang yang tangguh tanpa meminta bantuan dan perlindungan orang lain.
"Artinya ada gak ada melihat, saya bisa kerja secara mandiri," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan