Suara.com - Gerai kopi kekinian, Kopi Kenangan mengaku tidak akan melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap barista dan karyawan tetap Kopi Kenangan.
Hal itu terkait maraknya PHK di masa pandemi virus corona Covid-19 seperti sekarang.
"Kopi Kenangan sadar bahwa pandemi Covid-19 memaksa kita untuk beradaptasi dengan melakukan berbagai perubahan sekaligus mengubah cara hidup sehari-hari. Sesuai visi kami, ‘Dari Indonesia untuk Dunia,’ Kopi Kenangan ingin turut bekerja bersama masyarakat Indonesia dan menghadapi masa-masa menantang ini,” ujar CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata dari siaran tertulis yang diterima Suara.com.
Pihaknya juga berkomitmen untuk mendukung orang-orang yang terkena dampak pandemi Covid-19, terutama para pekerja kesehatan, karyawan Kopi Kenangan, serta mereka yang paling terkena dampak ekonomi akibat pandemi global ini.
Komitmen ini meliputi tidak adanya PHK terhadap barista dan karyawan tetap Kopi Kenangan.
Bukan hanya itu, pimpinan Kopi Kenangan juga telah mengambil langkah pertama untuk memastikan kelangsungan bisnis dengan hanya mengambil gaji Rp 1 juta per bulan mulai Maret 2020 sampai krisis ini berhasil diatasi.
Hal ini dilakukan demi stabilitas finansial yang terkena dampak akibat perlambatan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.
Kopi Kenangan juga telah menyediakan total budget hingga Rp 15 miliar sepanjang tahun 2020 untuk membantu berbagai pihak yang terkena dampak penyebaran Covid-19.
Sebanyak Rp 13 miliar digunakan untuk melindungi kesehatan dan keamanan pelanggan, barista serta produk Kopi Kenangan melalui pembelian mesin sterilisasi, hand sanitizer, alat pengecek temperatur dan sarung tangan serta masker non-medis (melalui kampanye SENANG).
Baca Juga: Kota Tangerang Usul Mulai PSBB Corona Sabtu 18 April 2020
Sedang sisa Rp 2 miliar akan didonasikan langsung kepada beberapa partner yang bekerja bersama Kopi Kenangan dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19.
"Kami berharap donasi dan upaya ini dapat memberikan kontribusi positif dalam perjuangan kita bersama menghadapi Covid-19 sekaligus membantu dalam menghadapi tantangan yang tengah kita hadapi," tulis rilis tersebut lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan