Gaya yang paling khas dari warga Italia dalam menikmati kopi adalah mereka menikmati kopi tidak sendirian. Jadi, kopi diminum sedikit-sedikit sambil berbincang santai dengan teman ngobrol. Nggak beda jauh ya sama di Indonesia kalau ini.
2. Yunani
Penduduk asli Yunani tidak begitu suka kopi murni. Mereka lebih suka kopi dengan berbagai rasa. Kayak kopi susu atau kopi instan. Olahan ini disebut juga Frappe.
1. Indonesia
Stereotip cara ngopi di Indonesia adalah ngopi sambil ngemil, biasanya sih sambil ngemil gorengan. Camilan yang satu ini sudah menjadi makanan favorit kala sedang santai.
Kalau nggak percaya, coba aja telusuri kedai-kedai kopi di berbagai kampung yang ada di Indonesia, pasti tersedia aneka jenis gorengan.
Bahkan di kafe-kafe yang notabene menjadi tempat nongkrong mewah pun menyediakan gorengan sebagai pelengkap menyeruput kopi.
Itulah enam cara ngopi yang khas di berbagai negara!Vessy Dwirika Frizona
Baca Juga: Unik, 5 Potret Keseharian Unik Warga yang Cuma Ada di China
Tag
Berita Terkait
-
Pertama di Indonesia, Peluang Bisnis Kopi Dibahas di Festival Brewfest 2020
-
Tampil Beda, Cafe di Bali Ini Tawarkan Nongkrong di Bawah Pohon Pisang
-
Deva Mahendra Optimis Bisnis Es Kopi Bisa Bertahan di Indonesia
-
Ini Bahaya yang Mengintai Anda Jika Minum Kopi Setiap Hari
-
Benarkah Apel Lebih Memberi Kita Energi daripada Kopi? Ini Penjelasannya!
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Restrukturisai WIKA, Dony Oskaria Peringatkan Direksi: Jangan Akal-akalan!
-
Detik-detik Gempa Susulan NTT saat Konpers Wamendikdasmen
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?