Suara.com - Seiring dengan masih terus mewabahnya virus corona atau Covid-19, persediaan masker bedah dan juga masker N-95 kian mahal dan sulit untuk didapatkan. Terlebih, penggunaan masker itu diprioritaskan untuk para tenaga medis.
Sementara masyarakat dianjurkan menggunakan masker kain. Sebenarnya, kamu juga bisa membuat masker kain sendiri di rumah.
Ada banyak tutorial pembuatan masker di media sosial yang bisa kamu coba. Salah satunya yang disarankan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.
CDC menyarankan tiga cara pembuatan masker kain yang bisa kamu praktikan di rumah. Tutorial ini melansir dari situs resmi CDC.
Menggunakan mesin jahit
Bahan:
• Dua lembar kain katun ukuran 25 cm x 15 cm
• Dua potong karet elastis sepanjang 15 cm (jika tidak ada bisa diganti dengan karet gelang, tali, strip kain, atau ikat rambut)
• Jarum dan benang atau jepit rambut
• Gunting
• Mesin jahit
Cara membuat:
1. Tumpuk kedua lembar kain, tentukan lembaran kain mana yang akan menjadi bagian dalam masker.
2. Lipat kain bagian luar ke dalam sepanjang 0.5 cm. Kemudian sisi kiri dan kanan juga dilipat 1 cm. Lalu jahit seluruh sisi masker. Pastikan kamu menyisakan sedikit lubang pada sisi kanan dan kiri masker untuk memasukan tali karet.
3. Masukan tali karet pada kedua sisi masker. Jika kesulitan, gunakan jarum lalu ikat ujung tali dan masukan jarum ke dalam lubang sisi masker. Ikat tali karet sesuaikan dengan telinga.
4. Tarik secara perlahan tali karet sehingga simpul berada di dalam selipan masker. Jika talimu lebih panjang, kamu bisa membuatnya dengan model terikat di belakang kepala dengan cara menambahkan tali pada tiap sisinya.
Masker tanpa jahitan
Baca Juga: Viral, Kulit Perempuan Ini Seperti Nenek-nenek saat Hamil, Kasihan!
Bahan:
• Kaos yang sudah tak terpakai
• Gunting
Cara membuat:
1. Gunting bagian bawah kaos dengan panjang sesuai ukuran kaos dan lebar 20 cm.
2. Lipat kain tersebut.
3. Gunting membentuk huruf U (seperti pada gambar) dengan ukuran panjang 15 cm.
4. Gunting sisi kain yang kecil untuk dijadikan tali pengikat di belakang kepala. Lalu rapikan.
Bahan:
• Bandana atau kain katun kotak berukuran 50 cm x 50 cm
• Karet gelang atau ikatan rambut
• Gunting
Cara membuat:
1. Lipat bandana menjadi dua.
2. Lipat dari atas ke bawahl lalu bagian bawah ke atas.
3. Pasang karet gelang atau ikat rambut pada masing-masing sisi kain. Jarak karet kira-kira 15 cm.
4. Lipat tiap sisi kain ke bagian tengah dan selipkan.
5. Rapikan sedikit dan masker kain bisa siap digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi