Suara.com - Seperti Apa Cara yang Benar Mengelola Dana Darurat Selama di Rumah Aja?
Dana darurat menjadi sangat penting di tengah kondisi pandemi virus corona Covid-19 seperti sekarang. Memiliki dana darurat menjadi hal yang wajib dimiliki oleh semua orang saat situasi serba tidak pasti.
Menurut financial planner Bareyn Mochaddin S.Sy, MH, RPP, secara singkat mengelola keuangan di masa seperti ini kita harus menerapkan beberapa hal yaitu:
1. Merencanakan dan menghitung ulang anggaran bulanan
2. Berhemat dan disiplin dengan rencana yang sudah dibuat
3. Kurangi belanja untuk hal-hal yang tidak perlu
4. Jangan menambah utang baru
5. Siapkan dana darurat
Ia melanjutkan, ada beberapa syarat yang harus dimiliki sebuah dana darurat untuk berguna dengan optimal. Pertama adalah aman dari sisi risiko, baik risiko hilang atau risiko nilai.
"Sehingga, untuk dana darurat jangan disimpan dalam produk yang punya risiko besar kayak reksadana saham atau saham, karena bisa jadi turun nilainya," katanya dalam Kulwap 'Kiat Mengatur Keuangan Selama WFH', Kamis (23/4/2020).
Kedua, dana darurat sebaiknya mudah untuk dicairkan. Misalnya mudah mencari ATM-nya atau memiliki fitur m-banking yang sudah modern.
Karena dana darurat cepat dibutuhkan, maka harus cepat cairnya atau bisa cair saat itu juga. Tidak perlu menunggu buka atau memerlukan 2-3 hari seperti pencairan reksa dana.
Ketiga, dana darurat bisa disimpan dalam bentuk deposito atau tabungan. Pastikan bank tempat menyimpan memiliki kredibilitas yang bagus, jaringan yang oke, dan m-banking yang sudah modern.
Baca Juga: Suasana PSBB Hari Pertama di Kota Banjarmasin
"Jadi kalau butuh dana darurat nggak riweuh cari ATM, bisa tarik kapan aja dan nggak khawatir akan hilang uangnya. Sehingga Anda bisa menutup risiko yang terjadi karena kondisi darurat tadi," jelasnya.
Sebaiknya juga dana darurat memiliki alokasi yang terpisah atau di dalam aset yang mudah cair seperti emas.
Akan tetapi, dana darurat sebaiknya jangan disimpan semua dalam bentuk emas, karena akan sulit dicairkan misalnya saja dibutuhkan saat tengah malam atau mendesak, maka kita bisa saja menjual emas tersebut dengan harga murah.
"Anda boleh simpan dana darurat sebagian dalam bentuk tabungan tapi rekeningnya dipisahkan ya dengan rekening harian," tuturnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung