Suara.com - Di masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini, saat ekonomi secara global sedang turun, tak sedikit orang yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan usahanya berkurang.
Alhasil, banyak orang yang cukup kaget karena tiba-tiba pemasukan bulanan mereka hilang akibat PHK. Dan di saat seperti ini, uang tabungan pun terpaksa dikeluarkan untuk menyambung hidup.
Tapi, ada juga yang berpendapat kondisi seperti ini tidak masalah jika menggunakan dana darurat. Memang, apa bedanya?
Financial Planner Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CFP mengatakan fungsi dan peruntukkan tabungan dan dana darurat adalah 2 hal yang berbeda. Ia mengatakan tabungan adalah uang simpanan untuk menambal kekurangan dana untuk kebutuhan bulanan.
"Tabungan ini bisa digunakan untuk membantu pengeluaran kamu dalam sebulan. Jadi, tabungan ini kamu butuh makan tapi ternyata ada kekurangan, jadi kamu bisa ambil di tabungan gitu," ujar Rista dalam acara Live Instagram bersama Finansialku, Sabtu (25/4/2020).
Adapun dana darurat, adalah simpanan yang benar-benar harus disimpan, dimana sudah tidak ada lagi uang tabungan dan pemasukan yang bisa menutupi kebutuhan. Dana ini tidak boleh dicampur aduk meski dengan uang tabungan sekalipun.
"Dana darurat ini adalah anggaran yang tidak bisa diganggu gugat, itu hanya keluar dalam kondisi-kondisi yang benar-benar darurat itu lagi di luar sana itu," jelasnya.
Perbedaan fungsi itulah yang membuat dana darurat dan uang tabungan tidak boleh dicampurkan. Karena itu bisa menganggu perencanaan di masa mendatang."
Jangan disamakan tabungan dengan dana darurat, nanti berantakan semuanya," katanya.
Baca Juga: Demi Bayar THR Karyawan, Raffi Ahmad dan Nagita Pakai Uang Tabungan Pribadi
Di sisi lain, uang tabungan juga memiliki beragam prioritas, ada yang jangka pendek seperti kebutuhan dalam 1 tahunan, biaya melahirkan, hingga biaya hari raya. Ada juga tabungan jangka panjang kebutuhan di masa mendatang, seperti dana pendidikan, dana naik haji, hingga dana asuransi kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan
-
Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Pompa Air Nyala tapi Air Gak Keluar? Coba 6 Solusi Ini, Jangan Buru-Buru Panggil Teknisi
-
Panduan Memilih Sabun Cuci Muka Emina Sesuai Masalah Kulit: Mana yang Cocok Buatmu?
-
3 Sunscreen Anessa Paling Laris di Shopee, Favorit karena Ringan dan SPF 50