Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 05 Mei 2020 | 10:45 WIB
Didi Kempot saat menghibur para sobat ambyar di Panggung Big Bang Festival Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Belantika musik Indonesia tengah diselimuti berita duka atas meninggalnya sosok legendaris Godfather of Broken Heart, yakni Didi Kempot. Didi Kempot meninggal dunia Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo.

Didi Kempot meninggal dunia di usianya yang ke 53 tahun. Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo dr. Divan Fernandes kepada Solopos.com (jaringan Suara.com) menyebutkan bahwa Didi Kempot tiba di rumah sakit tersebut dalam kondisi henti jantung.

Terlepas dari kabar duka meninggalnya Didi Kempot, pria asal Ngawi, Jawa Timur tersebut begitu tenar akan lagu-lagu sendunya yang begitu menyayat hati dan sanggup menjadi candu penikmat musik lintas generasi.

Namun tahukah Anda, bahwa 'Lord Didi' mendapatkan inspirasi lagu ambyar ini dari mana?

Berikut kami mencoba mengenang kembali lokasi yang kemungkinan menjadi saksi patah hati sang Didi Kempot, sekaligus sumber inspirasi sejumlah lagu ambyarnya nan menyayat hati.

1. Pelabuhan Tanjung Mas

"Ning Pelabuhan Tanjung Mas Kene, Biyen Aku Ngeterke Kowe, Ning Pelabuhan Semarang Kene, Aku Tansah Ngenteni Kowe."

Jika diterjemahkan, artinya, "Di Pelabuhan Tanjung Mas ini aku dulu sering mengantarkanmu, di Pelabuhan Semarang aku masih menanti dirimu."

Dari lirik tersebut, jelas tersirat pesan di mana Didi Kempot bak tertipu janji manis seorang kekasih hati. Ya, pelabuhan di Semarang ini menjadi latar inspirasi dari lagu Didi Kempot yang berjudul Tanjung Mas Ninggal Janji.

Baca Juga: Sebelum Meninggal, Didi Kempot Kumpulkan Rp 7,6 Miliar Buat Perangi Corona

2. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis. (Suara.com/Dinar Surya Oktarini)

Pantai nan eksotis di Yogyakarta ini rupanya menjadi sumber inspirasi salah satu lirik lagu milik Didi Kempot.

"Rasane kepengin nangis yen kelingan Paramgtritis, neng ati koyo diiris."

Jika diartikan kurang lebih kalimatnya demikian, "Rasanya ingin menangis jika mengingat Parangtritis, hati bak diiris."

Jika ditelaah lebih dalam, Pantai Parangtritis ini disimbolkan sebagai akhir perjumpaan dengan kekasih yang telah lama hilang.

3. Stasiun Balapan

Load More