Suara.com - Kondisi lockdown tentu menyulitkan beberapa orang untuk melakukan beberapa hal, termasuk suntik filler bibir. Alhasil, beberapa dari mereka nekat melakukannya sendiri di rumah.
Misalnya lelaki asal Jerman berikut ini. Stefan Streubel nekat menyuntikkan filler bibir sendiri karena tak bisa ke klinik kecantikan untuk melakukannya.
Ia mendapatkan filler tersebut setelah membelinya di toko online. Lelaki berusia 27 tahun ini mengaku pernah merogoh kocek yang dalam untuk menyuntikkan filler pada bibirnya agar terlihat seperti 'boneka plastik'.
"Tujuanku ingin memiliki bibir super tebal suatu hari, seperti boneka plastik. Aku ingin memiliki bibir seperti yang akan meledak kapan saja, namun aku masih jauh dari tujuanku," ungkap Stefan, seperti dikutip Metro UK.
Ia mengaku terobsesi dengan operasi plastik. Saking terobsesinya, ia sampai nekat menyuntikkan filler sendiri setelah memesannya secara online.
Walaupun keluarga dan temannya khawatir akan keamanan prosedur yang ia lakukan, Stefan menyebut tidak ada keinginan untuk berhenti, karena ia tidak merasa percaya diri jika tida melakukannya.
Ia juga sering membandingkan dirinya dengan orang lain di internet. Ia selalu merasa orang lain memiliki tubuh yang sempurna, sementara dirinya harus selalu ada yang diubah untuk bisa seperti mereka.
"Aku tidak bisa melabeli diriku sebagai orang yang percaya diri. Aku baru merasa percaya diri setelah aku menjalani intervensi (pada tubuh)," kata Stefan.
Save Face, layanan praktisi terakreditasi Inggris untuk perawatan non-bedah mengatakan bahwa tindakan tersebut dapat mengkibatkan infeksi yang membahayakan, reaksi imun, dan respons alergi. Dan setelah melakukan injeksi, hal tersebut tidak dapat dihilangkan.
Baca Juga: Amankah Memperbesar Mr P dengan Filler? Ini Kata Pakar
Reaksi yang bisa muncul di antaranya adalah infeksi, pembengkakan, gejala seperti flu, dan kecacatan. Hal ini disebabkan kita tidak bisa memverifikasi apakah produk yang dibeli secara online adalah produk asli atau bukan. Bisa jadi, mereka hanya menyuntikkan silikon atau zat lainnya.
Ada sebuah kasus di mana seorang perempuan malah menyuntikkan wajahnya menggunakan minyak goreng. Hal ini menimbulkan kecacatan permanen walau sudah melakukan operasi berkali-kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan