Suara.com - Demi menghindari pergi berbelanja ke supermarket karena imbauan jaga jarak (social distancing) karena pandemi Corona Covid-19, seorang ibu di Plymouth, Inggris, mencari makan sehari-hari di hutan dekat rumahnya.
Joanna Ruminska mengaku telah terbiasa mencari makanan di alam liar sejak kecil. Kebiasaan ini diakuinya sangat bermanfaat terutama di tengah situasi seperti ini.
"Jika seandainya besok toko-toko itu tutup dan tidak ada pengiriman, kita masih bisa bertahan hidup dengan bahan makanan di pinggiran kota dan di kebun kami," ujarnya, seperti dikutip dari Metro UK.
Ia mengaku beruntung hidup dekat dengan hutan dan bisa mendapatkan bahan-bahan masakan untuk ia olah tiap harinya bagi keluarganya.
Sebagian besar apa yang dikonsumsi keluarganya kini adalah hasil dari mencari bahan makanan di alam liar di sekitar rumah mereka.
Joanna mencarinya sambil melakukan rutinitas olahraganya, yakni berjalan kaki. Sembari berjalan, ia mengumpulkan apa saja bahan makanan yang ia temui di jalanan atau sekitarnya.
"Aku membawa keranjang dan terkadang membuat daftar mirip daftar belanjaan. Tapi bukan mencarinya di supermarket, aku mencarinya di pinggiran kota," tutur Joanna.
Kebanyakan yang ditemuinya adalah bawang putih liar, kemudian jamur, yang ia gunakan sebagai pengganti daging.
Akan tetapi bagi yang ingin mencoba melakukan hal ini, ia memeperingatkan untuk menjauhi jamur karena berisiko mendapati yang beracun. Maka dari itu perlu berlatih dan menambah pengetahuan agar bisa membedakannya.
Baca Juga: Niat Bikin Putri Salju, Penampakan Kue Ini Malah Jadi Dark Mode
Setiap kali pergi ke luar, Joanna menghabiskan waktu kurang lebih dua jam. Memang lebih menghabiskan banyak waktu daripada pergi ke supermarket, tapi menurutnya secara keseluruhan lebih menarik dan menenangkan.
Sesekali anak perempuannya ikut mencari bahan makanan bersamanya. Namun mereka lebih sering mencari bunga-bunga favorit mereka saat berada di alam liar.
Joanna menyebut waktu yang tepat untuk mencari tanaman adalah di pertengahan hari saat bunga sedang bermekaran, sehingga membuatnya mudah untuk dikenali.
Sementara untuk mencari jamur lebih baik di awal hari sebelum diambil orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet