Suara.com - Angka kasus positif corona Covid-19 belum juga melandai. Untuk itu, masyarakat perlu mematuhi protokol kesehatan untuk upaya pencegahan tertular Covid-19. Selain rajin mencuci tangan, memilih masker yang tepat juga penting.
Dirangkum dari Medical Daily, berikut 5 pertimbangan memilih masker yang tepat di tengah pandemi corona Covid-19.
1. Kain
Saat memilih masker wajah, pastikan setidaknya ada dua lapis kain katun yang dirajut dengan erat. Selain itu, perhatikan jumlah benang yang tinggi karena berfungsi sebagai filter yang memblokir tetesan pernapasan sambil tetap memungkinkan Anda bernapas dengan nyaman.
2. Filter
Beberapa masker wajah memiliki ruang untuk memasukkan filter untuk perlindungan tambahan. Secara online, ada banyak pilihan filter buatan sendiri yang tersedia, mulai dari guntingan yang terbuat dari tas bahan kain non-woven polypropylene nonwoven yang dapat digunakan kembali hingga yang terbuat dari kain nilon dari pantyhose, denim dan handuk dapur.
Namun selalu pertimbangkan keamanan dan kegunaan sebelum menambahkan filter. Filter tidak hanya harus cukup padat untuk memblokir partikel kecil dan lembap, tetapi juga memungkinkan Anda untuk bernapas dengan nyaman.
3. Pas di wajah
Pastikan Anda dapat bernapas dengan nyaman saat mengenakan masker sehingga tidak perlu sering melepasnya untuk menarik napas saat berada di ruang publik.
Masker wajah harus memiliki penutup yang pas dari hidung hingga ke bawah dagu dan ke belakang ke arah telinga Anda. Jika dirasa kaku, lebih baik hentikan penggunaannya.
4. Mudah digunakan
Masker wajah harus mudah digunakan. Pastikan Anda dapat melepas ikatan masker tanpa terkontaminasi dengan menyentuh bagian depan topeng. Hindari penggunaan syal panjang sebagai masker karena sulit untuk dipakai dan dilepas.
5. Daya tahan
Saat memilih masker, pastikan pilih yang tidak mudah berubah bentuk. Jika Anda menambahkan filter, membersihkan masker Anda akan tergantung pada filter yang Anda gunakan. Kain masker juga harus dicuci terlebih dahulu agar Anda tahu apakah bentuknya menyusut atau tidak.
Baca Juga: Tanpa Masker dan Acuhkan Jaga Jarak, Warga di Jember Salat Ied Duluan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?