Suara.com - Olahraga Siang Hari Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak Lho!
Sepertiga waktu kita dalam sehari dihabiskan untuk tidur, oleh karena itu tidur memilik dampak yang besar pada kondisi tubuh keseluruhan.
Di tengah pandemi virus corona ini, makin banyak orang yang merasa kesulitan tidur dan kurang tidur yang umumnya disebabkan oleh stres.
"Selama pandemi dan isolasi sosial, masalah ini semakin kentara. Sikus kita, sirkadian dan suhu, terganggu karena kita menghabiskan lebih banyak waktu berada di rumah, bahkan mungkin jadi tak sadar soal waktu," jelas Dr Raul Perez-Vazquez dari Tenet Florida.
Dikutip dari Healthline, para pakar menyebut tidur sama pentingnya dengan diet atau pola makan dan olahraga. Ketiga faktor tersebut saling memengaruhi kondisi tubuh.
Peneliti tidur dan anggota dari Society of Behavioral Sleep Medicine, Christina Pierpaoli mengatakan untuk bisa tidur lebih nyenyak di malam hari, berolahragalah di siang hari.
Christina mengatakan, aktivitas fisik ringan, sedang, maupun berat dalam bentuk latihan kardio seperti berjalan, berenang, dan bahkan bersih-bersih rumah menstimulasi adenosine yang meningkatkan kualitas tidur.
Saat kita berolahraga, suhu tubuh akan meningkat, dan peningkatan ini terus ada selama beberapa jam dan perlahan akan menurun. Saat menurun, bersamaan dengan ritme sirkadian tubuh dapat membantu memunculkan rasa kantuk.
Cara terbaik adalah melakukan 30-45 menit aktivitas aerobik sedang dan lakukan 3-6 jam sebelum waktu tidur. Olahraga sebelum jam tidur tidak disarankan karena justru bisa memicu terjadinya insomnia.
Baca Juga: Eggi Sudjana Tabrak Pembatas Jalan, Begini Kondisinya Saat Ini
Apa saja olahraga yang baik untuk dilakukan?
Mulai dari berjalan, berlari, hingga latihan intensitas tinggi, olahraga kardio memberikan manfaat untuk tidur lebih nyenyak.
Latihan kekuatan seperti pushup, bicep curls, dan squats menjadi latihan yang mudah dilakukan dan akan menguatkan otot serta membantu tidur menjadi lebih berkualitas dan nyenyak.
Yoga juga bisa bermanfaat apalagi jika Anda sudah mengalami insomnia dan membantu mengembalikan pola tidur yang lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat