Suara.com - Tie-Dye Diprediksi Jadi Tren Busana Musim Panas 2020
Tie-dye diprediksi akan kembali menjadi tren busana musim panas 2020, hal ini terlihat dengan banyaknya pencarian akan kata kunci tersebut.
Menurut Pinterest, pencarian nama tie-dye meningkat 462 persen dalam beberapa minggu terakhir. Kemungkinan ini terjadi lantaran orang ingin mengusir kebosanan dan memberikan sedikit warna untuk koleksi pakaian.
Dilansir Independent, Kamis, (28/5) platform fesyen Lyst juga mencatat ada kenaikan sebesar 104 persen untuk pencarian tie-dye pada kata kunci tie-dye pada bulan lalu.
Tie-dye sendiri merupakan teknik mewarnai dengan cara mengikat kain sebeluk dicelupkan pada pewarna.
Di beberapa daerah di Indonesia, teknik ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti pelangi atau cinde (Palembang), tritik atau jumputan (Jawa), serta sasirangan (Banjarmasin).
Namun kebayangan orang menyebut tie-dye sebagai motif. Motif seperti tie-dye ini kemudian di print pada kain-kain berbagai materi.
Teknik tie-dye sendiri bukanlah hal baru. Ini sudah ada sejak 4000 SM. Merek-merek mewah juga sudah menggunakan teknik ini dalam pewarna seperti Art Dealer dan Faithfull The Brand.
Popularitas tren tie-dye kemungkinan didorong oleh nostalgia pada masa-masa yang lebih sederhana atau pun karena warna-warnanya yang cerah dan cocok untuk musim panas, bahkan Bella Hadid dan Victoria Beckham pun menggunakannya.
Baca Juga: Alasan Madura United Usul Kompetisi Tidak Dilanjutkan
Motif tie-dye juga sempat terlihat pada koleksi spring/summer dari Dior, Alberta Ferretti, Oscar de la Renta dan Fyodor Golan. Koleksi tie-dye juga dapat ditemukan di H&M, Topshop dan gerai busana lainnya sebagai penanda musim baru.
Koleksi tersebut tak hanya berupa T-Shirt atau pun dress tetapi juga berupa topi, sepatu, tas serta ikat rambut bahkan motif ini dicetak pada kain mewah seperti satin. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba
-
15 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 ke Atas untuk Perlindungan Maksimal dari Sinar Matahari
-
Resep Ayam Bacem Khas Jogja untuk Hidangan Spesial Keluarga di Rumah
-
5 Rekomendasi Merek Sneakers Lokal untuk Kaki Besar, Ada yang Punya Size sampai 47
-
6 Rekomendasi Tas untuk Tektok Gunung, Merek Lokal Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu Eiger untuk Hiking dan Aktivitas Harian dengan Material Breathable
-
Tak Sekadar Promo, Begini Strategi Ritel Dekat dengan Generasi Muda Lewat Digital
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Senyaman Hoka Clifton untuk Long Run
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Badan yang Aman dan Sudah BPOM, Bisa Dipakai Setiap Hari