Suara.com - Penuh traveler melakukan kegiatan perkemahan, objek wisata Bukit Alas Bandawasa di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial.
Tampak ramai dikunjungi wisatawan di tengah pandemi yang dibagikan instagram @pendakijadul, warganet pun tidak tinggal diam dan geram terhadap kegiatan traveling atau berkemah yang dilakukan saat PSBB masih berlaku.
Pemkab Bogor belum menerapkan New Normal dan memilih untuk mengikuti kebijakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yaitu memperpanjang masa penerapan PSBB hingga 4 Juni 2020.
@pendakijadul, Kepadatan bukit alas bandawasa, bogor hari ini .
foto @sk.adventure88.
Tidak lama diunggah, ratusan komentar pun geram akan kegiatan berkemah saat pandemi tersebut.
"Viral dalam sehari di bogor. Abis Itu tutup karna membludak," tulis netizen dengan akun instagram @oliberrian.
"Pada gak sabaran banget orang pengen pada piknik. Amit," tulis @darmawanwirayudha.
"Rame bener min, udah kek pasar bogor," tulis @syaifulakmal2.
Baca Juga: Pantai Widodaren, Pantai yang Cocok untuk Camping di Jogja
"Dimana nikmatnya kemping begitu, virus dimana-mana nyebarnya udah," tulis netizen lainnya.
Dikutip dari Antara, Pemerintah Kabupaten Bogor mengatakan, tempat wisata tersebut tak mengantongi izin. Hal itu ditegaskan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah.
"Tempat tersebut baru dan tidak berizin," kata Syarifah dikutip Suara.com dari Antara, Selasa (2/6).
Ia menambahkan lokasi tersebut sudah ditutup pada Minggu (31/5) setelah viral di media sosial.
"Sudah ada pemantauan ulang di lokasi wisata Bukit Alas Bandawasa secara bersama unsur Polsek, Koramil, dan petugas kecamatan. Lokasi sudah kosong dan tidak ada pengunjung," tambahnya.
Sementara itu, Plt Camat Cigombong, Asep Achdiat, menyebutkan proses penutupan tempat wisata alam itu berlangsung kondusif. Ia menambahkan, lokasi wisata itu boleh dibuka setelah PSBB berakhir di Bogor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA
-
Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
-
BNPB: Jauhi Pantai Pasca-Gempa Bumi NTT
-
Ramalan Zodiak 15 Agustus 2026: Virgo Dapat Keberuntungan, Libra Perlu Menenangkan Hati
-
BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!
-
Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere
-
Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun