3. Memberi efek meditatif
Bagi banyak orang, menyusun puzzle hampir terasa seperti meditasi. Begitulah A.J. Jacobs, seorang penulis yang sedang mengerjakan buku tentang berbagai jenis puzzle, menjelaskan pengalamannya.
"Beberapa teman saya berbicara tentang bagaimana waktu lewat begitu saja," katanya.
“Anda merasa seperti Anda telah mengerjakan puzzle selama lima menit, tetapi kenyataannya tiga jam telah berlalu. Itu bisa membantu ketika Anda terjebak di dalam rumah selama dua bulan," katanya lagi.
Dalam kondisi meditasi ini, otak Anda dapat memblokir pikiran beracun dan bahkan memproses ide dan perasaan lain yang selama ini mengganggu Anda.
"Ketika tenggelam dalam potongan puzzle yang bagus, detak jantung Anda turun dan rasa kedamaian menyelimuti, menurunkan tekanan darah dan kecemasan," kata Donna Brown, pendiri The Missing Piece Puzzle Co.
4. Menciptakan kebersamaan
Menyusun puzzle bisa dilakukan bersama-sama anggota keluarga selama karantina. Kolaborasi kelompok dalam menyelesaikan puzzle menawarkan bentuk kepuasannya sendiri. Brown menceritakan pengalamannya sebagai guru, di mana ia menyebut bahwa ketika seseorang melihat temannya sedang menyusun puzzle, ia pasti akan berhenti sekadar untuk melihat ataupun menawarkan bantuan.
5. Sebagai pengalih perhatian
Berita seputar pandemi Covid-19 yang rumit dan membingungkan, bisa kita alihkan dengan menyusun puzzle.
Baca Juga: Mirip Ospek, Istri Warganet Ini Ubah Daftar Belanjaan Jadi Teka-teki
Jenis gambar puzzle tertentu bisa menenangkan dan menarik karena memberikan rasa pelarian. Misalnya, gambar pemandangan dapat menawarkan perasaan liburan.
Meskipun tema perjalanan atau pengaturan yang nyaman tidak cocok untuk Anda, ada banyak pilihan gambar lainnya.
"Saya sering ditanya oleh orang-orang, puzzle apa yang harus mereka beli. Aturan utama saya adalah carilah gambar yang membuat Anda bahagia," kata Brown
"Saya suka warna-warna cerah, begitu banyak ppuzzle yang saya lakukan adalah gradasi warna cerah atau ilustrasi yang sangat jenuh, tetapi ada teka-teki sempurna di luar sana untuk semua orang," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Menu Takjil Ramadan 2026 di UMY, Ini Syarat dan Cara Pengambilannya
-
Sahur Jogja Jam Berapa? Ini Tips Menjalaninya dengan Berkah
-
Bacaan Bilal Tarawih dan Jawabannya, Lengkap Arab dan Latin
-
Sahur Jakarta Jam Berapa? Ini Panduan Lengkap Selama Ramadan 2026
-
Bukan Alumni LPDP, Cinta Laura Bangun 12 Sekolah Gratis bagi Anak Prasejahtera
-
Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Cocok Dipadukan dengan Hijab Warna Apa?
-
Daftar Lokasi Tukar Uang di Bank BRI Jateng Mitra BI, Cek Jadwal Penukarannya
-
Rest Area Sinar Jaya Km Berapa? Ini Lokasi, Rute, dan Fasilitasnya
-
Masyarakat Makin Selektif, Newlab+ Hadirkan Brightlogy: Skincare Aman Tanpa Overclaim
-
Bedak Apa yang Bikin Wajah Cerah? Ini 5 Rekomendasi Produk Terbaik