Suara.com - Riasan mata termasuk kompleks karena terdiri dari beberapa lapis, seperti eyeshadow, eyeliner, dan maskara. Oleh karenanya, menghapus riasan mata sebaiknya juga tidak dilakukan buru-buru.
Mata dan kulit sekitarnya merupakan bagian sensitif sehingga butuh perlakukan khusus. Kamu tidak ingin terjadi iritasi, kan?
Melansir Boldsky, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menghapus riasan mata. Lebih baik hindari hal tersebut dalam rutinitas perawatan kulit harianmu.
1. Terlalu kasar saat membersihkannya
Kulit di sekitar mata sangat rentan dan sensitif. Jika menggosoknya terlalu keras, itu bukan cuma bisa merusak lapisan kulit tapi juga mencabut bulu matamu.
Lakukan secara lembut. Jika riasannya tidak mudah hilang, mungkin kamu perlu mengganti produk makeup remover.
2. Menggunakan pembersih wajah
Mencuci wajah tidak sama dengan menghapus makeup. Jadi, pada dasarnya itu tidak efektif untuk membersihkan makeup mata. Lebih baik tetap menggunakan produk makeup remover yang khusus dibuat untuk mata agar hasilnya lebih optimal.
3. Kesalahan dalam memilih produk penghapus makeup
Baca Juga: Cegah Terpapar Virus Corona dengan Sanitasi Alat Makeup, Begini Caranya!
Banyak makeup remover beredar di pasaran dan beberapa di antaranya mungkin saja mengandung bahan yang bisa berbahaya untuk mata.
Jadi, pilihlah dengan bijak produk yang aman digunakan untuk kulit sensitif pada bagian mata.
4. Menggunakan metode scrubbing
Waterproof makeup memang sangat membantu untuk tampil memesona sepanjang hati. Namun, riasan tahan air, terutama bagian mata, biasanya sangat sulit untuk dibersihkan. Jadi, beberapa orang mungkin pernah melakukan scrubbing pada mata.
Namun, perlu diingat bahwa kulit di sekitar mata sangat tipis. Menggosoknya dengan sesuatu yang kasar bisa membuat iritasi dan bakal butuh waktu lama untuk menyembuhkannya.
5. Buru-buru saat membersihkan makeup
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim