5. Benzoil peroksida
Benzoil peroksida memang terbukti dengan cepat membasmi bakteri penyebab jerawat. Tetapi menurut ahli kulit Kenneth Howe, M.D., "Ini bukan untuk semua orang." Kulit sensitif bisa menjadi kasar, kering, dan sedikit sakit ketika terkena bahan ini.
Ganti dengan: Asam azelaic
"Saya suka asam azelaic sebagai pengganti karena ini adalah salah satu agen paling efektif untuk mengobati jerawat pada perempuan dewasa — yang juga merupakan kelompok yang sering memiliki kulit terlalu sensitif untuk mentolerir obat jerawat lainnya," kata Howe.
6. Asam Hydroxy Alfa
AHA seperti asam glikolat, laktat, dan asam malat adalah bahan pokok dalam hal mengencangkan, mencerahkan, dan mengurangi ukuran pori-pori. Tetapi Palm memperingatkan bahwa asam-asam ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang lebih reaktif dan meningkatkan sensitivitas sinar matahari pada semua jenis kulit.
Ganti dengan: Asam polihidroksi
Asam yang ringan ini tidak meningkatkan sensitivitas matahari, dan kamu masih akan mendapatkan hasil yang sama. "Asam polihidroksi memiliki molekul yang lebih besar daripada AHA, sehingga mereka hanya bekerja pada lapisan kulit yang paling dangkal," kata ahli kulit New York City Robert Anolik, MD.
"Asam ini sangat lembut, dan bahkan dapat digunakan bahkan oleh orang-orang dengan rosacea atau eksim," katanya lagi.
Baca Juga: Wajib Tahu! Skincare Ini Ampuh Cegah Penuaan Dini
7. Vitamin E
Vitamin E biasa digunakan untuk membantu menghentikan oksidasi radikal bebas dan memperpanjang usia simpan skincare kamu. Tetapi tokoferol (nama lain untuk vitamin E yang aktif) juga dapat memicu dermatitis kontak untuk sebagian kecil orang. Palm mengatakan reaksi ini kemungkinan akan bergejala seperti kulit kemerahan, ruam, iritasi, gatal, atau sensasi terbakar.
Ganti dengan: Melatonin
Hormon yang dapat membuat kita tidur nyenyak ini juga bertindak sebagai antioksidan tidak langsung dalam perawatan kulit. Menurut Palm, melatonin yang dioleskan bekerja dengan memberi sinyal enzim yang dapat memicu atau mempercepat kerja oksidasi yang tersumbat.
8. Hidrokuinon
Ada banyak kontroversi seputar hidrokuinon sebagai melanin blocker (yang memudarkan hiperpigmentasi), karena pengujian pada hewan yang menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinannya bersifat karsinogenik. Meskipun FDA masih menganggap hidrokuinon aman, itu juga dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan kekeringan pada sebagian orang.
Ganti dengan: Asam traneksamat
"Asam traneksamat adalah agen baru yang kuat untuk pengobatan melasma, tetapi tanpa iritasi atau risiko hidrokuinon," kata Howe.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?