Suara.com - Peraturan New Normal telah berjalan di Indonesia. Selain membuka pusat perbelanjaan, pemerintah juga mulai memperbolehkan tempat wisata untuk di buka kembali.
Salah satunya seperti Taman Margasatwa Ragunan (TMR) yang akan dibuka kembali untuk fase pertama pada 20 Juni 2020.
"Rencana pembukaan kembali TMR fase pertama dimulai tanggal 20 Juni samapai 28 Juni 2020," ujar Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Usaha Ragunan, Ketut Widarsana melalui rilisnya kepada suara.com, Sabtu (13/5/2020).
Pengunjung kini harus membeli dan mendaftar secara online melalui google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR.
Hal ini berbeda dari sebelum pandemi Covid-19 saat pengunjung dipersilahkan datang langsung untuk membeli tiket.
Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan melakukan pembatasan pengunjung tidak lebih dari 1000 orang yang mengunjungi TMR dari hari Selasa hingga Minggu.
Sedangkan hari Senin tidak diberlakukan kunjungan karena libur satwa.
Saat datang pendaftaran online itu akan diverifikasi di loket yang dibuka sejak jam 8 pagi hingga jam 12 siang.
Kini jam operasional kunjungan juga dipersingkat, jika biasanya kunjungan bisa sampai jam 5 sore, kini kunjungan hanya bisa dilakukan sejak jam 8 pagi hingga jam 1 siang.
Baca Juga: Perawat Satwa Ragunan soal Corona: Jangan Dibikin Pusing Bisa Tambah Stres
Selain itu, akses pintu masuk juga hanya bisa melalui pintu utara di Jalan Harsono RM dan pintu barat Jalan Kavling Polri Cilandak KKO.
Bukan hanya itu, tidak semua orang juga bisa bebas datang ke Ragunan. Mereka yang tergolong kriteria rentan juga tidak diperbolehkan memasuki area Ragunan.
"Anak yang berumur 0 sampai 9 tahun, ibu hamil, orang dewasa yang berumur di atas 60 tahun atau memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal atau penyakit komplikasi lainnya. Juga dilarang penggunaan tikar untuk tempat duduk di taman," terang ketut.
Selama New Normal, beberapa area di Ragunan juga akan tetap ditutup mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas.
"Penutupan wahana Pusat Primata Schmutzer (PPS), Taman Satwa Anak, Kuda Tunggang, Kuda Bendi, Kereta Keliling, Penyewaaan Sepeda, dan Permainan Anak," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian
-
7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing
-
7 Bedak SPF Tinggi Praktis dan Sat Set, Alternatif Sunscreen Bikin Wajah Glowing
-
Promo Superindo Awal April 2026: Diskon Besar untuk Telur, Ayam, dan Kebutuhan Dapur Lain
-
7 Sepatu Running yang Cocok untuk Kaki Lebar dan Betis Besar, Lari Jadi Nyaman
-
5 Shio Paling Hoki pada 8 April 2026: Karier dan Dompet Tebal
-
3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026
-
4 Rekomendasi Parfum Murah yang Aromanya Mirip Yves Saint Laurent Black Opium
-
Bukan Sekadar Perilaku Individu, Ini Masalah Sistem di Balik Krisis Sampah
-
Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini 6 Rekomendasi Terbaik yang Ramah di Kantong