Suara.com - Para pekerja khususnya para perawat hewan di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta merupakan salah satu profesi yang berpotensi tertular virus Corona Covid-19. Apalagi, disebut-sebut hewan menjadi salah satu faktor penyebaran virus tersebut.
Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan pun menerapkan protokol kesehatan bagi para pekerja khususnya perawat yang bersinggungan langsung dengan hewan.
Helmy (45), perawat Gorila di Ragunan, mengatakan, dirinya punya siasat tersendiri agar tetap aman selama bekerja. Salah satu hal yang ia lakukan adalah selalu mencuci tangan agar terhindar dari virus Corona.
"Ya kita kan khususnya di kantor ya pak. Kita sebelum ke sini kami selalu ke kantor pusat untuk cuci tangan dan juga di test suhu," kata Helmy ditemui langsung Suara.com di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2020).
Selain itu, saat pandemi Corona seperti ini juga Helmy tak melakukan porsir dalam bekerja. Ia pun mengaku rutin mengonsumsi vitamin agar imun tubuh tetap terjaga.
Pria yang sudah bekerja sebagai perawat hewan di Ragunan sejak 2003 silam ini mengatakan, tak mau memikirkan penyakit Corona secara berlebihan.
"Jangan dibikin pusing pak malah kita stres. Ya untuk menghindari sih perlu cuma kita gak usah ambil pusing," katanya.
Lebih lanjut, ia pun berharal agar pandemi virus Corona segera berakhir. Hal itu agar situasi Taman Margasatwa Ragunan bisa ramai kembali dikunjungi.
Baca Juga: Nabila Tewas Dijambret, Helm Copot Terbentur Aspal hingga Dihantam Avanza
Berita Terkait
-
Alat Tes COVID-19 di Gunungkidul Terbatas, Ini Kategori yang Diprioritaskan
-
Sebut Pandemi Covid-19 Akal-akalan Media, Akun Anak Presiden Brasil Dicekal
-
Bertambah 169 Pasien Hari Ini, 4.641 Orang Positif Corona di Jakarta
-
Dua Laboratorium Uji Spesimen Covid-19 di Bali Sudah Beroperasi
-
Patut Ditiru! 7 Rahasia Sukses Taiwan Atasi Wabah Virus Corona Covid-19
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat