Suara.com - Travelers yang hobi nongkrong di kafe atau kulineran, tentu sudah tidak asing lagi bukan dengan menu fish and chips?
Umumnya, menu ini terbuat dari ikan dori. Namun, tahukah kalian kalau ternyata ikan dori ini berjenis sama dengan ikan patin?
Tidak sedikit orang yang mengira bahwa fillet dori ini berasal dari laut. Padahal, fillet ikan dori yang dijual di pasaran sendiri sebenarnya masih sejenis dengan ikan patin. Buktinya, ikan tersebut bukan tinggal di laut, melainkan air tawar.
Hal ini terungkap usai seorang pengguna Twitter @hcahyono membeberkan informasi bahwa ikan dori yang beredar di pasaran sebenarnya adalah ikan patin.
"Ternyata banyak yang baru tahu kalau dori fillet yang dibeli di modern market atau cafe-cafe adalah fillet ikan patin," cuit Heru melalui akun Twitter miliknya, dikutip Suara.com, Kamis (25/6/2020).
Rupanya, Dori sendiri sebenarnya adalah nama merek produsen ikan yang berbasis di Vietnam. Namun siapa sangka, ternyata malah banyak orang mengiranya sebagai jenis ikan.
Tekstur daging pada ikan ini dikenal memiliki warna putih, tebal dan empuk. Umumnya ikan patin tersebut diolah menjadi makanan fish and chips.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastiti bahkan ikut berkomentar lewat cuitan Twitter tersebut. Dirinya menghimbau warga masyarakat agar lebih hati-hati ketika hendak membeli ikan.
"Hati-hati dengan yang impor Vietnam. Juga yang memakai pemutih dan cairan pelapis. Beli ikan tenggiri, mujaer, bandeng segar lebih sehat," sebut Susi Pudjiastuti.
Baca Juga: Hilang di Laut, Nelayan Tuban Ditemukan Tewas Tersangkut Jaring Ikan
"Dori dan patin adalah jenis ikan yang sama. Yang tidak tahu yang beli dikira ikan dori itu bukan ikan patin. Yang bodoh, yang merasa bergengsi makan ikan dori daripada ikan patin," imbuhnya.
Sejatinya, Indonesia sendiri sudah memiliki produsen ikan patin berkualitas yang diberi brand Indonesian Pangasius. Dikutip dari situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), merek ini telah diluncurkan di Jakarta sejak 22 November 2018 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya
-
Serum Apa yang Bisa Mengurangi Garis Halus? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 50-an
-
Kulit Kombinasi Cocok Pakai Cushion Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Rapi dan Tak Luntur
-
Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos
-
Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
Juvelook Jadi Tren Perawatan Wajah Natural, Keahlian Certified Injector Jadi Penentu Hasil