Suara.com - Beragam cara dilakukan banyak orang agar tidak berakhir gagal saat menjalani diet ketat. Seorang wanita mengaku memperbanyak konsumsi paprika untuk mengurangi kecanduannya terhadap makanan tidak sehat.
Dilansir dari The Sun, kisah diet unik ini berasal dari seorang perempuan bernama Tina Leonard. Masalah obesitas yang dia alami berawal dari prahara kegagalan pernikahan serta perubahan besar dalam kariernya.
Emosi yang tidak stabil membuat berat badannya melambung. Dia melampiaskan emosi negatifnya dengan makan berlebihan, termasuk terus-menerus menikmati pizza pepperoni favoritnya.
"Aku menemukan kenyamanan dalam makanan," kata Tina. "Aku mengonsumsi sekitar 3.000 kalori sehari, dan berusaha menghindari cermin atau timbangan apapun."
Namun, ketika ukuran bajunya meningkat dua kali lipat, dia mengalami stres berat. Dia bahkan berpikir untuk bunuh diri saja.
"Aku mencapai titik terendah dan itu bukan aku, lebih seperti seorang wanita yang mendekati masa pensiun," ujar perempuan 44 tahun asal Birmingham ini.
Untung saja, Tina pada akhirnya bangkit dari keterpurukan. Dia lalu memutuskan untuk menjalani diet ketat demi menurunkan besar badan.
Dia mengatakan berusaha keras untuk tidak menjadi pecandu pizza yang kalorinya jelas sangat tinggi. Uniknya, sebagai gantinya, dia jadi sangat suka memakan paprika. Dia bahkan bisa makan paprika hingga 15 buah dalam sehari.
"Aku terobsesi dengan paprika merah dan membelinya secara besar-besaran. Aku memakannya dengan cukup banyak setiap kali makan," ungkap Tina.
Baca Juga: Susah Payah Diet, Wanita Ini Malah Dibully Warganet karena Tampil Kurus
Perjuangan Tina tidak sia-sia. Berat badannya turun signifikan secara bertahap. Perutnya pun kembali tampak langsing, bahkan lebih ramping dibanding sebelum mengalami obesitas.
Kini, dia juga lebih bijak saat mengalami hari yang buruk. Dia tak lagi melampiaskannya dengan mengonsumsi makanan tidak sehat seperti sebelumnya.
"Tentu saja aku masih mengalami hari-hari yang buruk tapi sekarang aku tidak cepat-cepat memesan pizza daging berukuran besar. Aku menyiapkan tumis," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian
-
Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia
-
Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI