Suara.com - Belanja online mungkin bukan lagi kebiasaan baru. Namun sejak pandemi covid-19 dan ketika PSBB masih diberlakukan, aktivitas belanja online jadi meningkat.
Meski telah menahan diri tetap di rumah agar terhindar dari infeksi, virus bisa saja datang dari luar yang terbawa melalui bingkisan paket yang kita pesan. Karena itu, Gugus Tugas Penaganan Covid-19 menyarankan tetap menerapkan protokol kesehatan saat menerima paket.
"Meski mengurangi mobilitas di luar rumah bisa berdampak positif, kita tetap harus memastikan barang-barang yang kita terima terjaga kebersihannya," kata tim komunikasi gugus tugas Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro dalam konferensi virtual BNPB, Minggu (12/7/2020).
Reisa menyampaikan, ada lima langkah protokol kesehatan yang bisa dilakukan masyarakat saat menerima bingkisan paket.
- Siapkan tempat khusus di depan rumah sebagai tempat meletakan bingkisan. Usahakan tidak menggunakan metode bayar di tempat. Agar juga meminimalisir kontak dengan kurir.
- Segera buang wadah atau pembungkus luar paket yang tidak diperlukan lalu cuci tangan. Kemudian bawa masuk bingkisan ke dalam rumah.
- Setelah itu, bersihkan wadah atau kotak kemasan pada bagian luar demgan menggunakan disinfektan. Reisa mengingatkan, jangan menyemprotkan disinfektan pada paket yang berisi makanan.
- "Jangan bersihkan makanan dengan bahan kimia berbahaya, cukup cuci dengan air mengalir. Boleh pakai sabun yang memang dikhususkan untuk makanan," kata Reisa.
- Apabila paket yang diterima berupa makanan, disarankan panaskan ulang dengan suhu minimal 65 derajat selama tiga menit.
- Jangan lupa untuk cuci tangan sebelum konsumsi makanan tersebut.
Berita Terkait
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus
-
Berkedok Ekspedisi Gadungan, Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Jakarta Pusat
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja