Suara.com - Tahun ini, Rose BLACKPINK menarik perhatian dunia saat dirinya didaulat menjadi duta global (brand ambassador global) rumah mode Prancis Yves Saint Laurent (YSL). Perempuan bernama asli Park Chae Young ini menjadi orang Korea pertama yang menjadi bagian dari kampanye Musim Gugur/Musim Dingin 2020 - 2021 merek mewah tersebut. Rahasia fashion-nya langsung dikupas oleh majalah bergengsi Vogue.
Nah, ingin tahu bagaimana fakta menarik tentang Rose dan selera fashion-nya yang unik? Berikut daftarnya seperti yang dilansir Koreaboo.
1. Tertarik pada fashion sejak kecil
Wanita 23 tahun ini memang telah menjadi fashionista jauh sebelum dia debut dengan BLACKPINK. Dalam wawancara tersebut, Rose mengungkapkan memori fashion-nya yang paling awal, yakni saat usianya menginjak sekitar 15 tahun.
Rose kecil biasa 'mencuri' tas-tas yang digunakan ibunya yang memiliki tas vintage. Hal inilah yang membuatnya lebih tertarik pada gaya mode yang lebih klasik.
"Saya pikir saya mulai berdandan dengan tas yang terlihat vintage daripada baru," ungkapnya.
2. Mengagumi tas karya desainer Anthony Vaccarello
Rose telah lama mengagumi karya-karya klasik dan abadi dari desainer tas asal Belgia yang saat ini menjadi direktur kreatif YSL, Anthony Vaccarello.
"Saya sudah lama menjadi penggemar Saint Laurent dan Anthony, jadi ketika ada kesempatan, saya senang menjadi bagian di dalamnya. Sangat menyenangkan bekerja dengan materi kreatif yang saya kagumi dan hormati," lanjut wanita berambut panjang ini.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Seperti Mimpi Kalahkan BLACKPINK
3. Senang bergaya casual dalam keseharian
Perempuan kelahiran Selandia Baru ini juga mengatakan, meski saat tampil di panggung dirinya kerap mengenakan pakaian mewah, namun untuk sehari-hari Rose lebih senang tampil casual dan santai. Seperti jeans, t-shirt, gaun santai, tas crossover kecil, dan sneakers.
Menurut Rosé, lebih mudah menyeimbangkan tampilan kasual dengan gaya YSL. Barang klasik dan bergaya vintage dari merek tersebut, memang akan lebih sempurna jika dikenakan dengan pakaian yang santai, itulah sebabnya merek ini sangat cocok untuknya.
"Sesuatu yang tidak akan pernah berpisah dari saya adalah blazer Saint Laurent yang kebesaran," kata Rose yang besar dan tumbuh di Australia ini.
4. Koleksi YSL favorit Rose
Dia mengaku jika dua tren dari koleksi Musim Gugur/Musim Dingin milik YSL benar-benar menarik perhatiannya tahun ini. Dia berencana untuk mengikuti tren vibrant jackets dengan blus dan syal yang serasi. Rose juga menyukai gaun bodycon lateks hitam dari merek tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu
-
Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029
-
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'