Suara.com - Idul Adha sebentar lagi. Anda harus bersiap-siap dengan stok daging yang melimpah. Tapi, daging yang tidak langsung dimasak, tentu harus disimpan dengan baik agar awet. Bagaimana cara tepat menyimpan daging agar kualitasnya tetap terjaga?
Berita lain adalah mengenai saran dokter kepada para pemilik restoran. Di masa new normal ini, ketika restoran sudah mulai dibuka dan menerima pengunjung untuk makan di tempat, para pemilik restoran justru disarankan untuk ktidak menyetel musik. Lho, apa alasannya?
Simak berita menarik lainnya di bawah ini!
1. Cara Menyimpan Daging Kurban Supaya Awet dan Kualitas Rasa Terjaga
Saat Idul Adha, menerima banyak daging kurban seringkali menjadi masalah. Pasalnya, daging tidak selalu akan langsung dimasak, tapi harus disimpan untuk beberapa waktu.
Daging mentah haruslah disimpan di frezeer agar bakteri tidak mencemari daging. Baiknya disimpan di freezer dengan suhu di bawah 0 derajat Farenheit (-18 derajat Celcius).
2. Dokter Imbau Restoran Jangan Setel Musik Saat Pandemi, Apa Pasal?
Pemilik restoran disarankan untuk memastikan ventilasi ruangan bisa berfungsi baik sebagai upaya pencegahan infeksi virus corona penyebab sakit Covid-19.
Baca Juga: Semur Daging, Resep Masakan Daging Kambing yang Lezat untuk Idul Adha
Apalagi saat ini virus corona jenis teranyar tersebut diduga dapat menular secara airborne atau melalui udara yang sangat mungkin terjadi pada ruangan tertutup.
3. Sosis Disebut Bukan Daging, Ahli Gizi: Jangan Terlalu Sering Dimakan
Kementerian Malaysia menyebut jika sosis bukanlah daging, di dalamnya mengandung berbagai zat berbahaya, dan tidak semua didominasi daging. Beberapa zat tersebut di antaranya MSG, pengawet, hingga lemak jenuh penyebab kolestrol.
Hal ini tidak langsung disepakati Dr. Ir. Heryudarini Harahap, M.Kes dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) yang menilai hal ini bergantung pada jenis, merek, dan siapa produsen merek sosis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti