Suara.com - Kentut memang bisa jadi salah satu pertanda kalau tubuh baik-baik saja. Hanya saja jika keluar sembarangan, bunyi dan bau kentut yang tidak sedap jelas bakal bikin malu.
Kentut sendiri adalah kombinasi dari udara dan makanan yang masuk dalam tubuh. Oleh karenanya, ada beberapa makanan yang bisa menyebabkan sering kentut.
Merangkum Men's health, berikut adalah beberapa makanan yang dapat menjadi penyebab kentut, antara lain:
Sayuran: Brokoli, Kembang Kol, dan Kubis
Jenis sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kubis adalah makanan yang sangat tinggi serat dan karbohidrat sehingga tak gampang dicerna oleh tubuh.
"Tak seperti komponen makanan lain, serat mencapai usus besar utuh," jelas David Poppers, M.D., Ph.D., ahli gastroenterologi dan profesor kedokteran klinis di NYU Langone Health.
"Mayoritas bakteri di saluran pencernaan hidup di usus besar. Bakteri punya kapasitas untuk memanfaatkan serat untuk energi tetapi produk sampingan dari metabolisme mereka adalah gas."
Buah: Apel, Pisang, dan persik
Buah juga termasuk makanan tinggi gula alami, seperti fruktosa.
Baca Juga: Viral Seblak Disebut Tidak Islami, Warganet Temukan Kejanggalan Ini
"Walau kurang umum daripada intoleransi laktosa, beberapa orang mengalami kelebihan gas dan kembung dari buah karena sistem pencernaan mereka tidak memecah semua gula dalam buah dengan benar," jelasnya.
"Jadi karbohidrat ini mencapai usus besar dan berfungsi sebagai makanan bagi bakteri yang menghasilkan gas," kata dia.
Menurut Yayasan Internasional untuk Gangguan Gastrointestinal Fungsional, buah yang dapat menghasilkan gas lebih banyak adalah adalah apel, pisang, dan persik.
Kacang-Kacangan
Kebanyakan kacang-kacangan tinggi serat dengan gula yang tak mudah dicerna oleh tubuh. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Journal.
Bakteri di usus Anda memecah gula dalam kacang-kacangan yang menghasilkan gas, seperti hidrogen, metana, dan bahkan belerang yang kemudian menciptakan bau busuk pada kentut.
Minuman Bersoda
Minuman bersoda bisa membuat Anda menelan lebih banyak udara yang akhirnya dilepaskan tubuh dalam bentuk gas, baik sendawa maupun kentut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya
-
3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi
-
4 Face Wash Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas Menurut Review
-
5 Mesin Cuci untuk Bisnis Laundry Skala Kiloan yang Awet
-
Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli