Suara.com - Ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, dekat Pelabuhan Beirut (Port of Beirut) hari Selasa (04/08/2020), menyebabkan paling tidak 78 orang meninggal dan lebih dari 4.000 lainnya luka-luka.
Mengulik soal pelabuhannya, ternyata Pelabuhan Beirut merupakan pelabuhan utama Lebanon yang diyakini sudah ada dari 3000 tahun lalu.
Saat itu Pelabuhan Beirut menjadi pelabuhan penting bagi bangsa Funisia untuk berdagang. Bangsa Romawilah yang pertama kali menarik perhatian orang kepada Beirut pada tahun 14 sebelum masehi dirangkum Suara.com dari Wikipedia dan berbagai sumber.
Pelabuhan Beirut, menjadi kota perdagangan Timur Tengah yang diyakini berusia 3.000 tahun dan masih aktif dan terbesar hingga saat ledakan dahsyat terjadi Selasa (04/08/2020).
Sejak pertama didirikan, Beirut menjadi pelabuhan penting untuk aktivitas perdagangan dan pelayarannya.
Beirut menjadi penghubung jalur perdagangan penting antar wilayah di dunia, sebelum zaman keemasan pelayaran Eropa dimulai.
Beirut mulai menjadi perhatian bangsa-bangsa dunia, setelah Romawi menjajah wilayah itu pada tahun 14 SM.
Beirut berada di antara Bukit al-Ashrafiyah dan Bukit al-Musaytibah. Di sana, orang-orang Romawi membangun saluran air bawah tanah untuk memasok kebutuhan penduduk Beirut yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.
Reputasi Beirut sebagai penghubung perdagangan antarbangsa dan salah satu kota kuno dunia sempat juga mengalami kehancuran besar akibat serangkaian gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut.
Baca Juga: Ledakan Besar Dekat Pelabuhan Beirut Lebanon, Surga Pantainya Bikin Takjub
Puncak bencana itu terjadi pada tahun 551 M, ketika gelombang pasang menghantam sebagian besar wilayah Beirut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya