Suara.com - Wakil Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand telah mengumumkan bahwa sangat kecil kemungkinannya bagi negara tersebut untuk membuka perbatasan internasionalnya bagi wisatawan pada akhir tahun ini. Hal ini menyusul pandemi virus corona atau Covid-19 yang masih melanda
"Belum ada pembicaraan tentang jadwal yang dikeluarkan untuk membuka kembali negara untuk perjalanan liburan masuk atau keluar selama pertemuan mingguan nasional Covid-19," kata wakil gubernur, Chattan Kunjara Na Ayudhya dalam webinar, seperti dilansir dari World of Buzz.
Ia melanjutkan, belum ada sinyal dari pemerintah yang mengindikasikan negara akan buka tahun ini dan keputusan ini telah memberikan banyak tekanan pada industri pariwisata.
"Periode Natal, biasanya, musim ramai, dalam bahaya dan saya bahkan melihat Tahun Baru Imlek di bulan Februari, yang merupakan proposisi yang rapuh sekarang. Sayangnya, ini bukan gambaran yang indah. ”
Bahkan kelompok orang terdaftar yang diizinkan kembali ke Thailand ditempatkan di bawah langkah-langkah kesehatan yang ketat. Saat ini hanya kategori orang berikut yang diizinkan masuk ke negara ini:
- diplomat
- Pejabat PBB
- pengusaha
- investor
- kru film
- personel pameran
- pekerja migran dengan persetujuan dari pemerintah
- pemegang visa Thailand Elite
Namun, ini juga tergantung pada negara tempat orang-orang ini terbang. Mereka yang kembali ke negara itu harus menghabiskan dua minggu di karantina yang disetujui negara. Thailand juga berencana membuka negara-negara tertentu untuk pariwisata medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi