Suara.com - Eksploitasi dan kekerasan pada perempuan dan anak masih jadi masalah di Indonesia. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, ada dua kunci yang diharapkan bisa menekan dua masalah tersebut.
Dilansir ANTARA, ia berharap pemberdayaan kaum perempuan dan penguatan ketahanan pangan keluarga mampu menekan angka kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak.
Sebab menurutnya, kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak hulunya adalah persoalan ekonomi.
Bintang Puspayoga dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK bersama Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan yang telah berinisiatif memberdayakan kaum perempuan dan petani di sekitar Taman Eduwisata Hortikultura Go Green Gor Sudiang untuk melakukan penanaman Talas Satoimo.
"Ini merupakan ide kreatif Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan untuk memberdayakan perempuan. Dengan adanya lahan yang bisa dimanfaatkan untuk ditanami Talas Satoimo, hal ini merupakan peluang yang luar biasa sekaligus tantangan bagi kita untuk memasarkan hasil produksi ini," katanya saat melakukan panen perdana Talas Satoimo buah hasil para perempuan dan petani binaan Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan di Taman Eduwisata Hortikultura Go Green Gor Sudiang.
Apa yang dilakukan ini merupakan konsep hulu dan hilir yang direncanakan dengan baik.
"Konsep ini tidak hanya memberdayakan dan memberi peluang kepada kaum perempuan dan petani, namun juga mengedukasi anak-anak untuk menanam sayuran sejak dini dan mencintai lingkungan yang juga berkaitan dengan penguatan ketahanan keluarga," ujarnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ardin Tjatjo menjelaskan, Talas Satoimo merupakan salah satu produk pertanian yang paling lengkap agribisnisnya karena sudah hampir ada di setiap kabupaten di Sulawesi Selatan.
Talas Satoimo yang diolah sebagai makanan beku sudah selama 1 tahun diekspor ke Jepang dan Cina.
Baca Juga: Viral, Perempuan Ini Terjun Ke Sungai yang Kotor Demi Konten TikTok
Sementara itu, olahan dalam bentuk tepung dan bolu diekspor ke Malaysia. Selain itu, Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan juga mengedukasi sejak dini anak-anak di sekitar lingkungan untuk menanam sayuran.
Berita Terkait
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid
-
Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro
-
Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living
-
Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek