Suara.com - Meski tengah dirundung pandemi Covid-19. tren hotel kapsul terus tumbuh di Indonesia. Setidaknya hal itu yang coba ditunjukkan oleh jaringan hotel kapsul, Bobobox.
Belum lama ini, Bobobox membuka dua penginapan terbaru di kawasan Jakarta dan Yogyakarta. Hotel kapsul sendiri merupakan akomodasi yang terdiri dari ruang-ruang kamar yang sangat kecil dengan jumlah yang banyak.
Di Jakarta, hotel kapsul Bobobox yang baru berada di depan Stasiun Juanda. Sedangkan di Yogyakarta, letaknya persis berada di depan Mal Malioboro.
Optimisme Bobobox dalam melanjutkan pembukaan cabang di area lain, menurut President Bobobox, Antonius Bong ini dikarenakan data tingkat okupansi yang menunjukkan geliat perkembangan sangat cepat sejak bulan Juni 2020 kemarin.
"Di masa transisi New Normal kemarin, tingkat okupansi kita menunjukkan strong recovery yang berarti membuktikan konsumen dalam negeri bertumbuh kembali dengan cepat karena data kami menunjukkan konsistensi di level 80 persen. Kami optimis tingkat hunian ini dapat beranjak menjadi 90 persen dalam waktu tidak lama lagi," kata Antonius dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (28/8/2020).
Perihal peningkatan yang cukup cepat ini, Antonius meyakini ini terjadi karena hotel kapsul memiliki kelebihan tersendiri. Di antaranya adalah harga yang terjangkau, produk yang diklaim memberi rasa aman (safety), perkembangan geliat ekonomi, dan lokasi terpilih yang sangat premium.
Selain itu, CEO Bobobox, Indra Gunawan juga menambahkan bahwa pandemi Covid-19 membuat orang masih membatasi anggaran untuk penginapan saat bepergian.
Apalagi banyak dari masyarakat Indonesia masih dalam masa pemulihan ekonomi. "Hotel kapsul bisa menjadi solusi harga. Hotel kapsul alternatif revenue (pendapatan)," tambah dia.
Lantas, bagaimana dengan pedoman kesehatan pencegahan Covid-19 saat menginap di hotel kapsul?
Baca Juga: Ini Perbedaan Menginap di Hotel Kapsul dan Homestay, Pilih Mana?
Antonius menekankan jika standardisasi yang berlaku sama dengan di tempat akomodasi lainnya, karena protokol kesehatan datang dari pemerintah.
Namun, bila dibandingkan dengan akomodasi lain, hotel kapsul dianggap lebih mudah untuk menerapkan pedoman kesehatan itu, karena memiliki ruangan yang lebih kecil. "Jadi lebih mudah untuk (desinfeksi) pod, satu area bersih tuntas cukup 10 menit atau 15 menit," ujarnya.
Hal lainnya adalah memakai masker atau pelindung wajah (face shield). Kemudian saling menjaga jarak, penyediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan sistem auditor.
Bagaimana, tertarik staycation di hotel kapsul?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?
-
Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya
-
Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal