Suara.com - Isitiah heteroseksual, homoseksual atau biseksual mungkin cenderung lebih ramah didengar. Tapi, bagaimana dengan aseksual? Pernahkah kamu mendengar sebelumya?
Dilansir dari Healthshots, seorang psikolog klinis dan kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mental & Perilaku di Fortis Memorial Research Institute, Kamna Chibber, menjelaskan secara lengkap tentang aseksual.
“Orientasi seksual bukanlah sesuatu yang tetap. Variabilitas adalah elemen alami dalam hal orientasi seksual. Aseksualitas ditandai dengan tidak adanya hasrat seksual terhadap jenis kelamin sama sekali. "
Kamna menjelaskan itu adalah jenis orientasi seksual, seperti halnya heteroseksualitas dan homoseksualitas. Orang aseksual kekurangan hasrat seksual tetapi mereka mungkin mengalami orientasi romantis.
Ini berarti mereka mungkin tidak memiliki perasaan seksual tetapi beberapa dari mereka ingin mencari cinta. Orang-orang baru-baru ini menjadi lebih terbuka tentang aseksual yang juga berarti bahwa pengetahuan tentangnya masih dalam proses perluasan.
Dalam hal orientasi seksual, orang yang berbeda merasakan hal yang berbeda. Ini juga berlaku untuk aseksualitas. Secara garis besar, spektrum aseksual memiliki dua orientasi:
- Orientasi seksual
- Orientasi emosional
Sama seperti manusia lainnya, orang aseksual membutuhkan dukungan emosional. Namun, cara mereka memilih untuk memenuhi kebutuhan tersebut mungkin berbeda.
Beberapa mungkin menginginkan hubungan romantis sementara yang lain mungkin membutuhkan pertemanan intim yang erat. Beberapa mungkin juga memiliki libido tetapi tidak memiliki hasrat seksual untuk melakukannya. Jadi, ini bukanlah sesuatu yang diperbaiki.
Itu wajar dan berbeda untuk orang yang berbeda. Karena kurangnya pengetahuan, orang cenderung rancu mengenai aseksualitas dengan berbagai hal dan pengalaman lain.
Baca Juga: Tanpa Jantan, Ular Sanca Betina Berusia 62 Tahun Bertelur
Salah satu hal yang sering disalahartikan oleh orang adalah bahwa aseksualitas itu sama dengan selibat atau pantang. Selibat dan pantang adalah keputusan sadar untuk tidak terlibat dalam tindakan seksual apa pun meskipun memiliki keinginan.
Dalam kasus aseksualitas, adalah wajar dan bukan pilihan, untuk tidak mau berhubungan seks. Selain itu, aseksualitas bukanlah hilangnya libido atau ketakutan akan keintiman. Orang aseksual sama normalnya dengan orang dengan hasrat seksual.
“Mungkin ada beberapa kebingungan dalam diri seseorang karena situasi sosial yang kita jalani. Mereka mungkin mulai berpikir bahwa ada yang salah dengan mereka jika mereka kekurangan hasrat seksual, yang diharapkan dalam masyarakat yang biasanya heteronormatif," kata dia.
"Jadi, selalu lebih baik untuk mendengarkan apa yang ingin dikatakan oleh batin Anda dan bertindak berdasarkan itu."
Meskipun tidak ada tanda pasti yang mengarah ke aseksualitas, pikiran dan tubuh Anda selalu yang menunjukkan apa yang Anda inginkan.
Chibber berkata, "Jika Anda tidak mengalami orientasi seksual yang nyata dan keinginan untuk terlibat secara seksual dengan salah satu jenis kelamin, pasti ada kemungkinan Anda aseksual."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tembus Tembok Retail Modern: Cara UMKM Jakarta Barat Naik Kelas dari Lokal ke Global
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
-
7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Body Lotion Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Kenyal dan Sehat Terawat
-
5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Bikin Cuan Ngalir Terus, Ini 7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan untuk Dekorasi Rumah
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai