Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali angkat bicara soal pilpres Amerika Serikat. Keduanya mengingatkan warga negara AS untuk ikut berpartisipasi dalam pilpres tahun ini.
Melansir laman Insider, Harry dan Meghan tampil di acara TIME 100 special. Di sana, Meghan Markle menyebutkan bahwa "ini adalah pilpres paling penting di sepanjang hidup kita".
Sementara, Pangeran Harry juga ikut buka suara meski dirinya bukan warga negara AS. Secara umum, anggota keluarga kerajaan memang tidak pernah ikut pemilu agar netral secara politik.
"Selagi kita mendekati bulan November, sangat penting untuk menolak ujaran kebencian, informasi yang salah, dan hal negatif di dunia maya," ungkap Pangeran Harry.
Sayangnya, pernyataan Harry dan Meghan dianggap telah melanggar kesepakatan dengan Ratu Elizabeth. Hal tersebut disampaikan oleh ajudan kerajaan.
Menanggapi video Harry dan Meghan untuk TIME 100, anggota kerajaan dilaporkan telah berkumpul. Mereka sepakat bahwa siaran itu telah melanggar perjanjian yang ada dengan Ratu.
Ajudan kerajaan juga menyebutkan bahwa hal ini dapat membuat keduanya makin dijauhi oleh anggota keluarga lainnya.
Kesepakatan yang dibuat dengan Ratu Elizabeth sendiri menyatakan bahwa keduanya akan "tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Yang Mulia Ratu dalam melakukan kegiatan".
Salah satu di antara, Harry dan Meghan diharapkan untuk tetap bersikap netral secara politik.
Baca Juga: Masa Remaja Ratu Elizabeth II Terungkap, Sempat Ingin Kawin Lari?
"Semua keluarga kerajaan cemas dan berpikir: ke mana arah semua ini dan apakah ini sejalan dengan kesepakatan untuk menjunjung nilai-nilai kerajaan? Perasaan mereka mengatakan bahwa ini pelanggaran," tambah ajudan tersebut.
Sebagai tambahan, kini Pangeran Harry terancam tidak bisa kembali ke karir militernya, termasuk menjadi kapten di Angkatan Laut.
Padahal, sebelumnya Pangeran Harry dilaporkan masih menyukai karirnya di bidang militer dan masih ada harapan untuk kembali.
"Ada beberapa hal yang Harry harap dapat kembali dia lakukan. Dia ingin kembali ke Angkatan Laut dan militer. Hal itu akan semakin susah sekarang," tambah ajudan kerajaan.
Harry dan Meghan juga sudah sepakat tidak memakai gelar HRH (His/Her Royal Highness) sejak mundur dari anggota senior kerajaan.
Namun, ada kemungkinan bahwa gelar tersebut kini akan dicabut sepenuhnya dan tidak lagi bisa digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka
-
Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!