Suara.com - Jerawat bisa timbul di bagian tubuh mana saja. Tak cuma pipi, dahi, atau dagu, jerawat kadang muncul di tempat lain seperti hidung atau alis.
Jerawat yang tumbuh di area alis dapat terasa lebih mengganggu serta menyakitkan. Biasanya, jerawat tumbuh karena pori-pori tersumbat atau rambut alis kotor.
Jika kamu tergolong sering mengalami jerawat di alis, tak ada salahnya mengetahui faktor apa saja yang berisiko menimbulkan masalah ini.
Melansir Boldsky, berikut hal-hal yang menyebabkan jerawat di alis dan cara mengatasi jerawat.
1. Jaga kebersihan setelah threading dan waxing
Bagi Anda yang sering melakukan prosedur threading dan waxing untuk membentuk alis, jangan lupa menjaga kebersihan. Hal ini terutama berlaku bagi pemilik kulit sensitif.
Lakukan eksfoliasi sekitar 1-2 hari sebelum prosedur perawatan alis di salon. Kemudian, gunakan gel aloe vera atau es untuk mendinginkan area sekitar alis pasca threading atau waxing.
2. Perhatikan kosmetik untuk alis
Kulit di daerah alis juga bisa sensitif pada produk kecantikan. Sebisa mungkin, hindari produk yang memicu penyumbatan di pori-pori kulit. Carilah bahan-bahan non comedogenic agar kulitmu tetap aman dari masalah jerawat.
Baca Juga: Awas Makin Berantakan, Hindari 7 Kesalahan Ini saat Merapikan Alis
3. Bersihkan peralatan makeup alis
Tidak sedikit dari kita yang masih lalai membersihkan peralatan makeup untuk alis, seperti kuas. Padahal, peralatan makeup yang kotor dapat mengandung bakteri dan menimbulkan jerawat. Paling tidak, bersihkan kuasmu seminggu sekali.
4. Bersihkan alis dari makeup secara menyeluruh
Beda dengan area wajah lainnya, bagian alis kadang tidak dibersihkan secara maksimal. Tidak hanya itu, makeup mudah menumpuk di area alis.
Jangan malas membersihkan alis terutama sebelum tidur. Dengan begitu, makeup tidak akan menumpuk dan menyebabkan jerawat.
5. Lakukan eksfoliasi untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam
Terakhir, jerawat bisa muncul karena rambut yang tumbuh ke dalam dan menyebabkan peradangan. Untuk mencegah hal ini, lakukan eksfoliasi secara rutin seminggu sekali. Rambut tumbuh dapat menyebabkan penumpukan kotoran, bakteri, dan sel kulit mati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara