Selain lagu Desaku, masih banyak lagu anak Indonesia lain yang memiliki melodi indah, termasuk lagu kebangsaan dan lagu daerah.
Audrey bercerita, bagaimana putri kecilnya, Gaia, tiba-tiba minta dinyanyikan lagu Soleram. "Tiba-tiba dia bilang, 'Ibu... Ibu, Soleram!' Ini, lagu daerah, melodinya bangus banget, enak banget. Ini membuat kita berpikir, bagaimana caranya lagu ini harus diperkenalkan kembali, diingatkan kembali, jangan sampai punah dan terlupakan lagu indah ini," katanya.
4. Lagu anak Indonesia menggunakan bahasa kita sendiri
Lagu punya peran penting dalam mengajarkan bahasa pada anak. Itu sebabnya, banyak orangtua memilih memperdengarkan lagu anak berbahasa Inggris dengan tujuan agar anak lancar bahasa tersebut.
Nah, kenapa hal yang sama tidak dilakukan untuk bahasa kita sendiri, bahasa Indonesia? Lewat lagu, anak dapat memperkaya kosa kata, serta belajar berbahasa yang baik. Dan, karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sederhana, khas anak-anak, mereka pun jadi lebih mudah mengerti isi dan pesan dari lagu tersebut. Ini tentu berbeda dengan lagu dewasa, di mana bahasa yang digunakan kadang terlalu rumit dan sulit dimengerti artinya oleh anak.
5. Lagu anak Indonesia kini diaransemen ulang menjadi lebih menarik dan nyaman untuk diperdengarkan kembali
Pasangan Aqi dan Audrey termasuk orangtua yang rindu dengan lagu-lagu anak Indonesia. Sejak mereka menikah, mereka punya proyek meng-cover lagu, termasuk lagu anak. Ada begitu banyak lagu anak yang mereka suka, dan kemudian mereka cover dengan aransemen yang diperbaharui oleh Aqi, yang notabene memang seorang musisi, seperti Burung Kutilang, Tik Tik Bunyi Hujan, dan Nenek Moyangku.
Menurut Aqi, salah satu tantangan untuk memperdengarkan dan mengangkat kembali lagu anak Indonesia adalah bagaimana caranya supaya anak-anak zaman now bisa menyanyikan lagu ini dengan nyaman.
"Untuk itu, orangtuanya dulu yang harus nyaman mendengarkan lagu-lagu anak ini. Dan ketika orangtua sudah nyaman mendengarkan lagu-lagu anak yang sudah diaransemen ulang oleh kami, mereka mungkin berpikir, 'Wah, ini kenapa Seorang Kapiten bisa begini lagunya ya?', dan kemudian mereka nggak akan keberatan mendengarkan kembali lagu-lagu itu sambil bernostalgia. Dan setelah itu, mereka diharapkan akan memperdengarkan dan mengajarkan kepada anak-anaknya," tutur ayah dua anak ini.
Apa yang diimpikan Aqi dan Audrey tampaknya sejalan dengan concern Mola TV untuk mensosialisasikan kembali lagu anak Indonesia melalui tayangan interaktif Sofa Kuning, sebuah acara keluarga yang menampilkan lagu-lagu anak Indonesia yang diaransemen ulang sesuai selera zaman.
"Pas awal pandemi, Mas Nirwan, produser Sofa Kuning, menelepon mengajak kolaborasi untuk lagu anak ini. Wow, ini seperti mimpi jadi kenyataan," kata Aqi.
Baca Juga: The 90's Festival 5th Edition Berkolaborasi dengan #SaveLaguAnak
Tak sekadar menanyangkan lagu anak Indonesia yang telah diaransemen ulang, tayangan ini dikemas dalam bentuk karaoke dan kuis berhadiah. Di setiap episode, akan ada 3 lagu anak yang dinyanyikan oleh Aqi dan Audrey bersama kedua anak mereka, Rukha dan Gaia. Setiap selesai satu lagu, akan ada kuis yang terdiri dari beberapa pertanyaan seputar isi lagu tersebut.
Acara ini paling seru disaksikan bareng keluarga, bersama anak-anak ataupun keponakan. Pasti menyenangkan melibatkan anak-anak untuk ikut menjawab pertanyaan kuis yang diberikan. Beberapa soal terasa mudah untuk anak, tapi satu atau dua mungkin akan cukup sulit untuk dijawab oleh mereka. Dari sini, interaksi pun akan tercipta antara kita orangtua dan anak-anak.
Di akhir episode, akan dipilih 45 pemenang dengan nilai tertinggi untuk mendapatkan hadiah total ratusan juta rupiah. Dan tentu ini bukan hal yang mudah, mengingat Anda berkompetisi dengan ratusan orang, dan penilaian tak hanya berdasarkan jawaban yang benar tetapi juga waktu tercepat saat menjawab.
Bagaimana, apakah 5 alasan di atas untuk mendendangkan kembali lagu anak Indonesia di rumah sudah cukup buat Anda? Jika ya, dan Anda tertarik memulainya bersama Sofa Kuning, silakan menantikannya setiap Sabtu sore di Net TV, setelah terlebih dulu mendaftar di aplikasi Mola TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!
-
3 Zodiak yang Bakal Lewat Masa Sulitnya Usai 31 Mei 2026, Tak Lagi Stres dan Tanpa Beban
-
5 Zodiak dengan Hasil Ramalan Bintang Terbaik Hari Ini, Siap-siap Hoki
-
4 Foundation Tasya Farasya Approved, Ampuh Tutupi Flek Hitam Mulai Harga Rp20 Ribuan
-
Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?
-
Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama
-
Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?
-
Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder
-
5 Sepatu Puma Tanpa Tali untuk Jalan Kaki, Nyaman dan Stylish Mulai Rp600 Ribuan