Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Terlebih di musim pandemi Covid-19 seperti sekarang, menjaga imunitas menjadi satu hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi dan bergizi yang berkualitas.
Menurut siaran tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (20/10/2020) dari Greenara, permintaan terhadap bahan makanan organik, superfood, serta bahan makanan sehat mengalami peningkatan.
"Tentunya tubuh kita adalah cerminan dari apa yang kita konsumsi. Apa yang kita konsumsi saat ini pasti akan memiliki dampak entah baik atau buruk," kata founder penyedia makanan organik Greenara -- Tan Asadha Lunarto Wiguno.
Kata Wiguno, ada pula masyarakat yang sudah menjadikan bahan pangan organik dan beberapa superfood sebagai pilihan makanan sehari-sehari. Menyadari potensi dan perubahan minat masyarakat, Wiguno akhirnya tergerak menyajikan bahan makanan berkualitas yang bisa menunjang kesehatan.
Kini ia bertekad membuat perusahaannya menjadi one stop solution bagi masyarakat yang ingin memulai hidup sehat dan konsumen bisa memilih berbagai makanan sehat dari yang organik, produk superfood, gluten free, bebas pengawet, pewarna, hingga makanan non-MSG.
"Kami ingin mengajak semua orang untuk memiliki pola hidup sehat. Produk makanan yang sehat sebenarnya tidak susah untuk dibuat jika kita mengetahui resep dan bahan bakunya dan semua itu tersedia di Greenara," katanya lagi.
Beberapa produk yang telah diluncurkan adalah muesli, selai, dried fruit, hingga biji-bijian dan kacang-kacangan.
Ke depan, Wiguno berharap bisa menyediakan banyak produk baru yang akan diluncurkan sebagai solusi sarapan sehat yang instan serta camilan yang sehat untuk menemani waktu ngemil.
Baca Juga: Ini Bahaya Terobsesi Makanan Organik, Bisa Kena Gangguan Orthorexia
"Banyak kategori produk yang kami sediakan dari bahan pokok, bumbu, minyak, camilan, superfood, dan produk makanan sehat lainnya. Selain itu Greenara selalu berinovasi untuk mengikuti tren atau pola konsumsi yang sedang berjalan," katanya.
Ia juga berkomitmen untuk mempertahankan menyediakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan terus berinovasi dan mencari produk-produk yang dapat menjadi solusi dalam menciptakan pola konsumsi.
"Saat ini sangat banyak sekali orang yang sudah mulai sadar akan betapa pentingnya kesehatan itu. Harapan itu menjadi suatu titik bagi kami untuk bisa memberikan yang terbaik, agar kami dapat selalu menjadi pendamping yang setia baik bagi calon pelanggan baru maupun yang existing di manapun," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?
-
Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?