Suara.com - Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 13 ribu pulau, Indonesia merupakan Surga bagi peselancar (surfer). Ketertarikan peselancar kepada Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi perhatian sejumlah komunitas pemerhati wisata, yang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Virtual Talk Show (VTS), dalam bagian kegiatan "Bali I Miss U".
Selancar kini telah menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh kalangan muda dunia, hingga mempunyai dampak positif pada masyarakat dan ekonomi setempat.
Ketenaran Indonesia sebagai lokasi wisata selancar makin tumbuh, karena semakin banyak tempat selancar yang fantastis di Indonesia. Sebarannya mulai dari Aceh hingga Rote.
Bahkan beberapa surf spot terkenal terdapat di Bali, Jawa, Lombok, Mentawai, Kepulauan Panaitan, Sumatera, dan Sumbawa. Kini sejumlah daerah dapat hidup dari olahraga selancar, seperti Lakey Peak di Sumbawa, Sorake di Nias, Uluwatu di Bali dan daerah lainnya.
Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju, Lana T Koentjoro menyatakan, program ini merupakan bagian dari kegiatan Bali I Miss U. Bali I Miss U adalah proyek kolaborasi wisata antara Pertiwi Indonesia (PI), Perempuan Indonesia Maju (PIM) dan Prakarsa Nusantara (PN).
Acara ini akan dimeriahkan oleh komunitas selancar, yaitu Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), yang telah banyak meraih keberhasilan dalam banyak acara nasional dan internasional.
Komunitas-komunitas selancar juga mampu menghidupkan perekonomian secara luas, karena melahirkan gaya hidup dan menghasilkan berbagai produk turunan, seperti musik, fashion, artists & photographers, majalah hingga film-film dan industri kreatif penggerak ekonomi setempat lainnya.
Pariwisata dinilai sebagai sektor penyerap tenaga kerja terbanyak kedua di Indonesia. Bali sendiri menyumbang 2/3 produk domestik bruto (PDB) bagi Indonesia.
Setiap dua tahun, Indonesia menggelar Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang merupakan ajang kejuaraan sangat bergengsi bagi peserta untuk menuju peringkat dunia.
Baca Juga: Pantai Krui: Destinasi Wisata yang Dikagumi para Peselancar Dunia
Adapun tujuan diselenggarakannya VTS, menurut Lana adalah memperkenalkan olahraga selancar kepada kalangan muda, mahasiswa dan eksekutif pencinta alam, agar Indonesia memiliki bibit terbaik peselancar bertaraf internasional.
"Kami juga ingin emperkenalkan wisata alam yang dimiliki Bali barat dan wisata lainnya seperti kuliner, ramuan kopi, yoga, seni budaya dan unggulan Bali barat lainnya," ujar Lana.
VTS merupakan hasil kerja sama antara PSOI, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat berbasis sport and culture tourism yang sehat untuk hari esok Indonesia yang lebih baik. Acara ini diinisiasi oleh PIM, PI, dan PN, serta merupakan bagian dari Program Bali I Miss U yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Pulau Panaitan, Tempat Selancar dan Diving di Banten Kaya Sejarah Kuno
-
Hilang 2 Tahun, Papan Selancar Milik Pria Hawaii Ditemukan di Filipina
-
Pantai Lagundri dan Pantai Sorake, Dua Pantai Indah di Pulau Nias
-
Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi
-
Begini Indahnya Destinasi Wisata Air Terjun 7 Tingkat di Kalimantan Barat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet