Suara.com - Siapa pun pasti tidak ingin dibohongi oleh pasangan. Meski begitu, mayoritas orang akan memilih memaafkan pasangan jika kebohongan yang dilakukan tidak merusak hubungan.
Namun, lain halnya dengan wanita 27 tahun asal India ini. Wanita yang berprofesi sebagai akuntan tersebut memilih melaporkan suaminya ke polisi karena berbohong.
Melansir New Indian Express, sang wanita bahkan menuduh suaminya telah melakukan penipuan. Kasus itu dilaporkan ke kepolisian Naya Nagar, Thane, India.
Dalam laporannya, wanita ini menuduh sang suami sebagai penipu karena telah menyembunyikan kebotakan sejak sebelum pernikahan.
Tidak hanya itu, wanita ini mengatakan bahwa keluarga suaminya juga turut menutupi kebotakan tersebut. Selama ini, sang suami memilih memakai wig.
Saking kecewanya, wanita ini bahkan menyebutkan jika dirinya akan memilih membatalkan pernikahan dua tahun lalu jika bisa.
Dia juga mengklaim bahwa isu kebotakan itu diketahui sehari setelah pernikahan. Wanita 27 tahun ini lantas mengadu ke mertuanya, tapi mereka berkata jika itu bukan masalah serius.
Pasangan asal India ini sudah dua tahun menikah. Meski begitu, si istri ternyata tetap tidak bisa menerima kebotakan tersebut dan memilih melaporkan suaminya.
Saat ini, kasus tersebut didaftarkan sebagai kasus pidana dan melanggar pasal 406 dan 500 Indian Penal Code.
Baca Juga: Berkat Foto Bareng Kucing, Pria Ini Malah Bertemu Jodoh di Facebook
Pasal 406 menyebutkan bahwa seseorang yang melakukan pelanggaran kepercayaan dapat dikenai hukuman penjara.
Sementara, pasal 500 menyatakan bahwa siapa pun yang melakukan penipuan dapat dihukum penjara, denda atau dapat juga keduanya.
Polisi di wilayah Thane sendiri sudah meminta sang pria untuk menyerahkan diri ke polisi.
Meski begitu, tidak diketahui bagaimana kelanjutan kasus pasangan suami-istri yang terancam berpisah karena isu kebotakan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi