Suara.com - Layanan pesan antar makanan melalui aplikasi ojek online (ojol) mempermudah banyak masyarakat. Layanan ini membantu orang-orang yang sedang tak bisa atau mager keluar untuk membeli makanan.
Banyak kisah yang terjadi antara pelanggan dengan supir ojol yang dibagikan melalui sosial media. Salah satunya adalah cerita yang dibagikan melalui akun jejaring sosial Twitter @tubirfess, baru-baru ini.
Akun ini mengunggah tangkapan layar percakapan antara pelanggan dan supir ojol. Rupanya, itu tentang biaya parkir yang diminta oleh supir ojol untuk pemesanan makanan di sebuah restoran cepat saji ternama.
"Maaf kak, ada tambahan Rp 3 ribu untuk biaya parkir," ucap sang driver ojol melalui fitur chat aplikasi. Biaya parkir ini dikatakan muncul karena si supir ojol parkir secara resmi, bukan parkir liar.
Namun, sang pelanggan tak terima dimintai biaya tambahan untuk pemesanan makanannya. Hal ini lantaran dia pernah diberitahu bahwa tak ada biaya tambahan saat pemesanan, termasuk biaya parkir.
Meski supir ojol sudah mengatakan tidak apa-apa dan pelanggan tak perlu bayar parkir, hal ini tak berakhir begitu saja. Bahkan sang pelanggan mengatakan dirinya akan menelepon kantor ojol untuk melaporkan perkara biaya parkir tersebut.
Unggahan ini kemudian menimbulkan perdebatan di kalangan warganet. Ada yang membela supir ojol dan mengatakan si pelanggan terlalu pelit. Namun, ada pula warganet yang menganggap apa yang diucapkan pelanggan memang benar dan sesuai SOP.
"Biasanya nggak bayar karena bapak ojolnya parkir di jalan dengan taruhan keamanan kendaraan. Giliran bapaknya udah parkir bener, lu seenak jidat begitu," ujar seorang warganet yang merasa kesal.
Namun, ada pula warganet yang berdiri di pihak pelanggan. "Menurutku ini bukan masalah pelit atau nggaknya, tapi etikanya. Biasanya kalau untuk g*fo*d disediakan parkir sendiri dan itu gratis. Mas mas ojol biasanya minta biaya parkir padahal nggak ada karcisnya," ucap seorang warganet.
Baca Juga: Protes Makan Soto Berlima Rp 600 Ribu, Wanita Ini Malah Dinyinyiri Warganet
Ada juga warganet yang mengatakan SOP ojek online untuk biaya parkir di restoran seharusnya ditanggung oleh supir ojol. "Di peraturan G*jek tidak memperbolehkan minta biaya tambahan apapun termasuk parkir. Pembelinya benar kok negur driver-nya yang sudah melanggar SOP," ucapnya.
Namun pernyataan tersebut kemudian dijawab warganet yang kontra. "Udah lah. Ngomong aja pelit. Perkara Rp 3 ribu aja ribet lu," ucap warganet ini.
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu ada di tim pro dengan supir ojol atau malah kontra?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!
-
Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?
-
SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September
-
Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
-
Pertamina Pastikan Pasokan BBM NTT Aman Usai Gempa, 11 Truk Tangki Dikirim via Kapal Feri