Suara.com - Restoran menjadi salah satu penyumbang sampah makanan yang cukup besar. Di Filipinna, sampah makanan yang dihasilkan dari restoran diolah kembali menjadi makanan layak konsumsi.
Makanan yang diolah dari sampah makanan restoran di Manila ini dinamakan pagpag. Mereka mendaur ulang sampah makanan untuk dapat dikonsumsi kembali oleh warga miskin di sekitar pembuangan sampah.
Melansir dari BBC News, setiap pukul 4 pagi waktu setempat, daging sisa dari restoran akan dikirimkan ke pembuangan sampah. Daging sisa ini kemudian dikumpulkan dan dijual ke pemilik warung pagpag seharga 26 peso atau sekitar Rp 7 ribu per kantung.
Pengepul daging ini akan mendapatkan 326 peso atau sekitar Rp 94 ribu per minggu dari hasil menjual pagpag. "Uang ini saya gunakan untuk membeli makan dan kebutuhan rumah tangga," ucap Renato Navarro Conde yang merupakan seorang pengepul daging sampah.
Sebelum memasak pagpag, pemilik warung akan memisahkan tulang dagingnya terlebih dahulu. Kemudian, daging-daging tersebut dicuci hingga bersih.
Selanjutnya, daging ini akan dimasak ulang dengan menambahkan saus dan bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan bawang bombai yang dibeli di pasar. Seporsi pagpag dibanderol dengan harga 10 peso atau sekitar Rp 3 ribu.
Seorang pembeli, Nonoy Moralas, mengatakan bahwa makanan ini enak dan ia sudah terbiasa memakannya. "Untuk makan ini perut harus kuat," ucap Nonoy.
"Kami sudah biasa memakan ini. Inilah makanan yang bisa dijangkau oleh orang miskin. Selama kami masih di sini (area pembuangan sampah), kami tetap akan makan ini," tambah Nonoy.
Cerita tentang makanan daur ulang ini juga pernah dibagikan oleh seorang warganet Indonesia melalui akun jejaring sosial TikTok @clarissachristiyan. Unggahan ini kemudian populer di TikTok hingga ditonton sebanyak lebih dari 3 juta kali dan disukai lebih dari 400 ribu akun. Lebih dari 4 ribu komentar pun memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Peduli Lingkungan, Re.juve Akan Gunakan Kemasan Botol Daur Ulang
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?
-
7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
-
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring