Lifestyle / Female
Rabu, 11 November 2020 | 17:10 WIB
Ilustrasi Uang Donasi (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Kasus penipuan yang dilakukan oleh seorang ibu 42 tahun sukses membuat geram banyak orang. Ibu tersebut berpura-pura terkena kanker demi mendapat donasi.

Melansir Daily Star, ibu bernama Nicole Elkabbass itu berhasil mengumpulkan dana hingga 45.000 poundsterling atau Rp 845 juta rupiah.

Namun, uang tersebut tidak digunakan untuk pengobatan. Nicole Elkabbass ternyata hanya pura-pura terkena kanker ovarium.

Awalnya, ibu 42 tahun ini membuat akun GoFundMe dan mengunggah fotonya yang sedang terbaring di ranjang rumah sakit.

"Nicole butuh bantuan kita untuk perawatan," tulis unggahan di GoFundMe tersebut.

Nicole juga mendeskripskan dirinya sebagai ibu yang penyayang. Namun, dirinya baru-baru ini didiagnosis kanker.

Ilustrasi Sakit (Pexels/Andrea)

Foto Nicole sendiri sebenarnya diambil setelah wanita itu melakukan operasi empedu.

Pasca mengumpulkan donasi Rp 845 juta, Nicole Elkabbass lantas pergi liburan mewah ke luar negeri. Uang itu juga digunakan untuk membeli tiket pertandingan sepak bola.

Sementara, sisa uang lantas dipakai Nicole untuk berjudi online seccara besar-besaran.

Baca Juga: Kabar Bahagia, Pecinta Pedas Memiliki Risiko Kematian Lebih Kecil!

"Dia tidak memakai uang itu untuk perawatan kanker. Uang yang diperoleh digunakan untuk berbagai hal seperti berjudi, bepergian, dan tiket Tottenham Hotspur," ungkap jaksa di pengadilan.

Tidak hanya itu, seorang ginekolog juga sudah membantah klaim bahwa Nicole menderita kanker ovarium.

Malah, dokter ini yang menyadari jika Nicole Elkabbass telah melakukan aksi penipuan dengan berpura-pura sedang sakit.

Ilustrasi judi. (shutterstock)

Total, ibu ini menerima donasi dari 39 orang. Sang ibu juga ngotot mengatakan bahwa dia percaya dirinya menderita kanker.

Akibat ulahnya ini, Nicole Elkabbass terancam dihukum dengan tuduhan penipuan. Namun, Nicole masih tidak mau mengakui perbuatannya.

Sidang untuk kasus Nicole Elkabbass yang pura-pura sakit kanker ini juga masih berlangsung hingga sekarang.

Load More