Suara.com - Gelaran Indonesia Diecast Expo (IDE) akan hadir ketujuh kalinya dengan mengusung konsep hibrida - baik secara offline maupun online - pada 29 November sampai 3 Desember 2020.
“Melalui konsep hybrid, IDE berusaha beradaptasi dengan kondisi yang menuntut inovasi dan perubahan seperti sekarang ini,” ujar Wahyu Prabowo, Public Relations IDE, Senin [16/11/2020).
Dilangsungkan selama lima hari, IDE akan menghadirkan program andalan yaitu Toys Crazy Sale (TCS) dengan menggandeng Tokopedia sebagai platform jual-beli daring. Melalui TCS pegiat usaha juga diharapkan dapat mempertahankan bisnis mereka di tengah kondisi pandemi Covid-19.
“Pegiat usaha yang mengadopsi kanal digital dinilai lebih tangguh dalam mempertahankan bisnis dan menjaga ketersediaan lapangan pekerjaan, khususnya di tengah pandemi. Harapannya kolaborasi ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk para penggemar diecast dan bersama mendorong pemulihan ekonomi dalam negeri,” kata David Kartono, AVP of Business Tokopedia.
IDE Hybrid Format 2020 tidak hanya menampilkan ajang jual beli. Pada tahun ini kompetisi balap (IDE Live Race Competition) akan disuguhkan melalui konsep diorama dengan mengambil suasana jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Diorama IDE Live Race Competition sendiri berukuran 4,8 meter persegi dengan total jalur balap sepanjang 8,5 meter.
Sementara itu, keseruan gelaran diecast ini bahkan akan lebih istimewa dengan keadiran desainer Hot Wheels asal Amerika Serikat, Phil Riehlman.
Sejak pertama kali diselengarakan pada tahun 2014, total transaksi yang terjadi terus menunjukkan tren peningkatan. Selain itu jumlah pengunjung setiap tahunnya juga selalu mengalami peningkatan, mulai dari 10.742 pengunjung di 2014 hingga 13.815 orang pengunjung di tahun 2019.
Tak hanya itu, dalam empat tahun terakhir ajang IDE juga dihadiri oleh bintang tamu internasional seperti Hell’s Dept dari Jepang pada tahun 2016, serta diecaster internasional asal Amerika Serikat yaitu Chris Strangler pada tahun 2017, Jun Imai pada 2018 dan Brendon Vetuskey pada 2019 silam.
Berita Terkait
-
Diecast Jadi Karya Seni? Intip Rahasia Kreator Indonesia di IDE 2025!
-
Indonesia Diecast Expo 2024 Siapkan Keseruan Baru untuk Pecinta Otomotif
-
Indonesia Diecast Expo 2023 Siap Digelar dengan Konsep Baru
-
BMW M4 CLS Edisi Ulang Tahun Setengah Abad Mendarat dalam Kemasan Diecast, Harganya di Indonesia Tembus Rp 4 M
-
Diecaster Indonesia Diharap Bisa Menghasilkan Brand Lokal yang Mendunia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana